Dubes RI untuk Brunei Darussalam Sujatmiko bersama para ABK. Foto: IST
Dubes RI untuk Brunei Darussalam Sujatmiko bersama para ABK. Foto: IST

Perusahaan Korsel Lunasi Gaji WNI Sebesar Rp391 Juta

Internasional wni
Marcheilla Ariesta • 06 November 2019 05:00
Bandar Seri Begawan: Kedutaan Besar RI di Brunei Darussalam berhasil mengembalikan gaji 11 anak buah kapal (ABK) Warga Negara Indonesia (WNI) yang tertunggak. Gaji ini dilakukan usai diplomasi antara KBRI dengan perusahaan tempat ABK bekerja.
 
Jumlah uang yang diterima total 37.996 dolar Brunei atau sekitar Rp391 juta. Tak hanya itu, ABK WNI juga mendapat tiket pulang ke Indonesia sesuai janji perusahaan.
 
Cerita bermula ketika enam ABK kapal berbendera Malaysia milik perusahaan Korea Selatan mengadu ke KBRI pada 16 Oktober lalu. Mereka mengadu belum mendapat gaji dan tiket pulang ke Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Padahal status mereka sudah off charter (selesai waktu sewa). Awak kapal yang mayoritas dari Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara ini mengaku direkrut melalui agen.
 
"Saya menuntut gaji yang belum dibayar selama dua bulan 15 hari dan tiket pulang ke Indonesia, karena kami sangat perlu. Status kami sudah off charter. Kami minta hak kami," kata Yanwar Mustari, salah satu ABK asal Wajo, Sulawesi Selatan, dikutip dari keterangan KBRI Bandar Seri Begawan, Selasa, 5 November 2019.
 
"Gaji telat dibayar, dan tiket balik ke Indonesia belum ada," imbuh ABK lainnya, Andi Muh. Taufiq asal Luwu, Sulawesi Selatan.
 
Setelah mendapat aduan, KBRI segera melakukan koordinasi dengan menghubungi perusahaan pemilik kapal. Perwakilan perusahaan akhirnya datang pada 23 Oktober 2019.
 
Usaha koordinasi membuahkan hasil. Pada 28 Oktober 2019, seluruh tunggakan gaji ditambah dengan tiket pulang ke Indonesia. Pada 30 dan 31 Oktober 2019, para ABK akhirnya kembali ke Indonesia.
 
Berdasarkan data KBRI Bandar Seri Begawan, pada 2018 lalu, 517 dari 547 kasus yang diadukan berhasil diselesaikan. Total gaji menunggak, kompensasi, dan asuransi yang berhasil diselesaikan tahun lalu sekitar Rp2,9 miliar.
 

(NUR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif