Ilustrasi gajah. (Foto: AFP).
Ilustrasi gajah. (Foto: AFP).

Tiga Gajah Mati Diracun di Malaysia

Internasional malaysia
Marcheilla Ariesta • 07 Juni 2019 16:52
Johor Bahru: Sebanyak tiga bangkai gajah liar ditemukan mati dekat kawasan perkebunan kelapa sawit Malaysia. Ketiganya mati karena diracun.
 
Kasus kematian hewan liar ini sudah beberapa kali terjadi. Kepolisian negara bagian Johor menemukan bangkai gajah tersebut pada Selasa, 4 Juni 2019 lalu.
 
"Kami melakukan pemeriksaan pasca kematian pada tiga bangkai gajah betina yang berusia antara 18 hingga 22 tahun tersebut. Dari hasil pemeriksaan diketahui ketiga gajah itu mati karena racun," tutur Direktur Jenderal Departemen Taman Margasatwa dan Taman Nasional Malaysia, Abdul Kadir Abu Hasyim, dikutip dari AFP, Jumat, 7 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tiga gajah ini diyakini bagian kawanan gajah dari hutan cagar alam terdekat. Di cagar alam itu, ada sekitar 30 ekor gajah.
 
Pagar listrik dibangun untuk menjauhkan gajah-gajah itu dari perkebunan milik warga desa. Namun, kurang efektif karena gajah-gajah masih sering menerobos masuk wilayah perkebunan.
 
Warga desa yang kesal kemudian mengambil langkah membunuh gajah-gajah tersebut.
 
"Kami telah mengambil sampel hati dan ginjal dari gajah yang mati untuk menyelidiki jenis racun yang digunakan," kata Menteri Sumber Daya Alam, Xavier Jayakumar Arulanandam.
 
Malaysia telah mencatat berbagai kasus pembunuhan gajah liar akibat masuk ke permukiman penduduk dan merusak perkebunan. Tahun lalu, enam ekor gajah Borneo ditemukan mati diracun di perkebunan kelapa sawit di Sabah.
 
Lembaga konservasi alam memperkirakan hanya tersisa 1.500 ekor gajah liar di Malaysia saat ini.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif