Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Medcom.id)

Gempa Magnitudo 6,6 Guncang Australia, Dirasakan Hingga Indonesia

Internasional gempa bumi
14 Juli 2019 16:18
Jakarta: Gempa berkekuatan magnitudo 6,6 menguncang wilayah Australia Barat, Minggu 14 Juli 2019.
 
Menurut data terbaru Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak pada koordinat 18,24 LS dan 120,3 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 878 kilometer arah selatan Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
 
Guncangan berada di kedalaman 10 km, dan terjadi pada pukul 12.39.24 WIB.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


BMKG menyebut bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini merupakan jenis dangkal yang diduga kuat terjadi akibat aktivitas sesar aktif di "Inner Shelf fault zone" yang membentang dari baratdaya-timurlaut di lepas pantai Broome, Australia Barat.
 
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan mendatar (strike-slip fault).
 
Gempa Australia tercatat dengan baik pada sensor seismik BMKG seperti: PLAI (Plampang) pukul 12.41.42 WIB, WBSI (Waikabubak) pukul 12.41.26 WIB , WSI (Waingapu) pukul 12.41.27 WIB , KLNI (Lombok) 12.41.52 WIB, dan BATI (Kupang) pukul 12.41.30 WIB.
 
Guncangan melanda pantai Broome dengan getaran yang dirasakan hingga mencapai Kota Perth di Australia barat. "Gempa ini sangat menarik perhatian karena guncangannya juga dirasakan hingga wilayah Indonesia. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa Australia Barat ini tidak berpotensi tsunami," ujar Daryono, Kepala Bidang Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id.
 
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa ini dirasakan di Waingapu, Sumbawa, Bima dalam skala intensitas III MMI dan Mataram II MMI. Guncangan gempa dirasakan warga seperti ada truk besar yang lewat. Warga sempat berlarian keluar rumah karena panik. Dini hari lalu, di wilayah tersebut juga diguncang gempa berkekuatan signifikan.
 
Banyak pihak bertanya mengapa gempa di Benua Australia dapat dirasakan hingga Waingapu dan Mataram. Hal ini dapat dijelaskan bahwa jika dilihat fase penjalaran gelombang permukaannya (surface wave), gempa dirasakan di Mataram sekitar 5 hingga 6 menit setelah terjadi guncangan. Warga Mataram mengaku merasakan guncangan sekitar pukul 12.42 hingga 12.45 WIB, maka cocok dengan waktu tiba surface wave di Mataram.
 
Hingga pukul 13.04 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif