Ilustrasi karet gelang. (Foto: Straits Times/ LIANHE WANBAO).
Ilustrasi karet gelang. (Foto: Straits Times/ LIANHE WANBAO).

Buang Karet Gelang di Singapura, Pria Didenda Rp3,1 Juta

Internasional singapura
Marcheilla Ariesta • 28 Mei 2019 14:43
Singapura: Jangan buang sampah apapun secara sembarangan di Singapura jika tak mau dikenai denda. Seorang pria dikenai denda 300 dolar Singapura atau sekitar Rp3,1 juta hanya karena 'menembakkan' dua karet gelang ke jalanan.
 
Kejadian yang dialami pria Singapura tersebut menjadi perdebatan warganet. Mereka terkejut bahwa aturan ketat pembuangan sampah juga meliputi karet gelang.
 
Sebagian menolak, namun ada beberapa warganet yang setuju atas penerapan denda tersebut. Menurut mereka, sekecil apa pun itu, jika masuk kategori sampah maka tetap harus dikenai denda jika dibuang sembarangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Badan Lingkungan Nasional (NEA) mengetahui adanya sejumlah foto mengenai denda yang dikeluarkan untuk mereka yang membuang kaleng minuman dan menembakkan karet gelang di tempat umum," kata NEA, dilansir dari laman Straits Times, Selasa, 28 Mei 2019.
 
Petugas NEA melihat pria itu sedang berjalan menuju kendaraannya. Kala itu, dia melepaskan dua karet gelang dari jarinya. Salah satu karet mendarat di jalan raya.
 
"Dengan demikian petugas kami memberitahunya mengenai pelanggaran buang sampah sembarangan dan menetapkan denda demi penegakan hukum," imbuh mereka.
 
Surat denda menyatakan bahwa pria tersebut harus membayar 300 dolar Singapura pada 8 Juli mendatang.
 
"Kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa membuang sampah sembarangan memiliki konsekuensi lingkungan. Jagalah kebersihan lingkungan adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan," tegas NEA.
 
Dekan Mahasiswa dan Profesor Sosiologi di Singapore Management University, Profesor Paulin Tay Straughan, menilai jika pria itu memang sengaja menembakkan karet gelang ke ruang publik, maka dia berhak didenda.
 
"Karena dia meninggalkan (karet gelang) di sana, itu masuk kategori mengotori lingkungan. Jika dia mengotori, maka itu melanggar hukum," terangnya.
 
Menurut data statistik NEA, tahun lalu sekitar 39 ribu orang di Singapura dikenai denda karena membuang sampah sembarangan. Jumlah itu 7 ribu lebih banyak dari pada tahun sebelumnya.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif