NEWSTICKER
Amos Yee (tengah) (Foto: Reuters)
Amos Yee (tengah) (Foto: Reuters)

Kerap Ditahan, Remaja Singapura Cari Suaka Politik ke AS

Internasional singapura
Sonya Michaella • 31 Desember 2016 12:51
medcom.id, Singapura: Seorang remaja dan juga bloger asal Singapura, Amos Yee berupaya untuk mencari suaka ke Amerika Serikat (AS). Saat ini, Amos sedang ditahan di Illinois karena membuat video yang dinilai berisi penghinaan kepada mantan Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew.
 
Sebelum ditahan, Amos ditangkap di Bandara O'Hare, Chicago, AS. Ketika ditangkap, Amos mengaku berupaya mencari suaka politik ke AS.
 
Amos pun telah menyatakan penyesalannya. "Saya benar-benar menyesal," ujar Amos melalui sambungan telepon langsung dari Illinois, seperti dikutip Channel News Asia, Sabtu (31/12/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yee mendadak terkenal karena memajang satu laporan yang dipenuhi kata-kata kasar, Maret lalu. Sejak itu, ia beberapa kali keluar masuk penjara akibat komentar-komentarnya.
 
Tahun lalu tepatnya Maret 2015, Amos juga sempat dihukum atas pelecehan dan penghinaan terhadap kelompok agama saat mantan PM Lee Kuan Yew meninggal dunia. Selama empat pekan Amos mendekam di jeruji besi.
 
Enam bulan kemudian, tepatnya September, Amos dijatuhi hukuman enam pekan di penjara setelah mengunggah komentar di blognya terkait dengan krisisnya hubungan umat Kristen dan Islam.
 
Keterangan yang diperoleh kepolisian Chicago adalah Amos ingin tinggal di Illinois dan tak memiliki rencana untuk kembali ke Singapura. Pasalnya, Amos tak ingin mengikuti wajib militer untuk laki-laki yang memang diwajibkan oleh pemerintah Singapura.
 
Menurut dia, AS merupakan tempat yang aman bagi kebebasan berbicara dan berekspresi. Sementara itu, ibunya, Maria Toh, tidak banyak berkomentar terkait dengan upaya anaknya mencari suaka politik di AS.
 
Hingga saat ini, Kementerian Luar Negeri Singapura tidak memberikan tanggapan atas tertangkapnya Amos di Chicago tersebut.
 
Sementara, Wakil Direktur Human Rights Watch Asia Phil Robertson mengatakan Singapura berulang kali memperlakukan Yee secara tidak pantas melalui berbagai intimidasi, penangkapan, penganiayaan, dan penahanan atas keberanian Amos mengungkap pandangannya tentang politik dan agama.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif