PM Mahathir Tampik Ada Perpecahan di Pakatan Harapan
PM Mahathir Mohamad segera mengumumkan susunan kabinet utuh. (Foto: AFP)
Kuala Lumpur: Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menampik keras pemberitaan bahwa ada perpecahan yang terjadi di tubuh partainya, Pakatan Harapan.

Perpecahan ini menyebabkan ia menunda pengumuman kabinet secara utuh. 

"Itu tidak benar. Saya sudah menyelesaikan daftar kabinet dan menyerahkannya kepada Raja Malaysia," kata PM Mahathir, dikutip dari Channel News Asia, Selasa 28 Juni 2018.


Pakatan Harapan, sebuah partai oposisi di Negeri Jiran, memenangkan pemilu pada 9 Mei kemarin untuk pertama kalinya.

Namun sejak itu, PM Mahathir baru mengumumkan 14 orang dari kabinet pimpinannya.

"Saya sudah memanggil orang-orang yang saya calonkan, saya bertanya, apa mereka menerima jabatan yang saya berikan. Dan tidak ada banyak protes," ujar dia lagi.

Ia juga menekankan bahwa 29 daftar nama jajaran kabinetnya sudah selesai dan kini sedang menunggu persetujuan Raja.

Pakatan Harapan terdiri dari empat partai kecil dengan ideologi berbeda, salah satunya dipimpin oleh Anwar Ibrahim.

Sempat berseteru dengan Anwar, kini PM Mahathir beralih ke partai oposisi untuk menggulingkan UMNO dan Najib Razak.

Pria berusia 92 tahun tersebut kemudian sekali lagi mengambil kendali Malaysia yang pertama kali ia pimpin pada 1981 selama lebih dari dua dekade.

"Saya yakin Pakatan Harapan mendukung dan pemerintahan ini akan melakukan hal berbeda dari sebelumnya," tukas dia.

Bahkan ia menyebutkan, Pakatan Harapan lebih mendukungnya daripada saat ia masih bersama UMNO dan Barisan Nasional, partai paling berkuasa di Malaysia. 



(DRI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id