Bebas dari Hukuman Mati, Nurkoyah Kembali ke Indonesia
Nurkoyah didampingi staf PWNI dan BHI Kemenlu kembali ke Indonesia. (Foto: Dok. Kemenlu).
Karawang: Nurkoyah, warga negara Indonesia (WNI) yang terancam hukuman mati di Arab Saudi, kembali ke pangkuan keluarganya di Rengasdengklok, Karawang. Tangis haru keluarga menyambut kepulangan Nurkoyah ke Indonesia.

Ibunda Nurkoyah tak kuasa menahan tangis, bahkan anak keduanya, Euis, dua kali tak sadarkan diri saat ibunda tercintanya kembali dalam keadaan sehat. 

Staf Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Riyadh mengantar kepulangan wanita yang dipenjara delapan tahun itu. 


"Pemerintah sudah menyerahkan kembali Nurkoyah kepada keluarga. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah. Pendampingan dan pembelaan sudah diberikan sejak kita mengetahui kasus ini pada 2010," ucap Staf Direktorat Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Chaeril Anhar Siregar.

Nurkoyah berangkat ke Arab Saudi untuk bekerja pada 2006 lalu. Dia meninggalkan anak-anaknya yang masih kecil kala itu.

Pada 2010, Nurkoyah mengalami musibah yang mengubah arah hidupnya. Anak majikan yang diasuhnya meninggal dunia dan dia dituduh membunuhnya dengan mencampur racun ke dalam susu.

Awal proses hukum, Nurkoyah sempat membuat pengakuan jika melakukan pembunuhan tersebut. Pengakuannya cukup menyulitkan pembelaan yang dilakukan Pemerintah Indonesia.

Namun demikian, Pemerintah Indonesia berkeyakinan bahwa Nurkoyah tidak bersalah. Karena itu selama 8 tahun pembelaan terus dilakukan.

Baru pada persidangan 3 April 2018, hakim akhirnya memutuskan menolak tuduhan majikan dan majikan tidak mengajukan banding atas putusan tersebut. Dengan demikian keputusan hakim berkekuatan hukum tetap (inkrach). Pemerintah Arab Saudi membantu sepenuhnya proses administrasi keimigrasian sehingga Nurkoyah dapat dipulangkan. 

"Alhamdulillah ya Allah, terima kasih Pemerintah Indonesia yang selalu hadir membela saya," ucap Nurkoyah saat kembali ke rumahnya.

Berdasarkan data Kementerian Luar Negeri, sejak 2011 hingga 2018, terdapat 103 WNI terancam hukuman mati di Arab Saudi karena diduga melakukan tindak pidana. Sebanyak 81 berhasil dibebaskan, sementara 18 WNI lain masih dalam proses hukum.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id