Protes tolak RUU Ekstradisi di Hong Kong ricuh, 72 orang terluka. (Foto: AFP).
Protes tolak RUU Ekstradisi di Hong Kong ricuh, 72 orang terluka. (Foto: AFP).

Sebelas Orang Ditangkap Terkait Protes RUU Ekstradisi

Internasional hong kong
Marcheilla Ariesta • 13 Juni 2019 17:24
Hong Kong: Polisi Hong Kong menangkap 11 orang terkait protes Rancangan Undang-Undang (RUU) Ekstradisi yang berujung ricuh. Polisi menggunakan peluru karet dan gas air mata untuk membubarkan kerumunan orang dalam demo tersebut.
 
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Geng Shuang, mengatakan protes itu tindakan yang merusak stabilitas Hong Kong.
 
"Apa yang terjadi di wilayah pemerintahan bukanlah demonstrasi damai, namun sebuah kerusuhan yang digerakkan sebuah kelompok," kata dia, dilansir dari Channel News Asia, Kamis, 13 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami mendukung penanganan pemerintah Hong Kong atas situasi ini sesuai dengan hukum," imbuhnya.
 
Masyarakat marah atas RUU yang dianggap membuat orang rentan terhadap sistem peradilan buram Beijing. Kekerasan yang terjadi pada Rabu kemarin ini menyebabkan 79 orang terluka, dan dua dalam kondisi serius.
 
Baca juga:Dewan Legislatif Hong Kong Tunda Bahas RUU Ekstradisi
 
Video-video polisi Hong Kong yang memukul para pendemo juga memicu tuduhan kebrutalan. Insiden ini menjadi kerusuhan politik terburuk sejak Hong Kong dikembalikan ke Tiongkok pada 1997.
 
Front Hak Asasi Manusia Sipil juga menyerukan pemogokan di seluruh kota. Langkah ini dinilai untuk menjaga tekanna pada pemerintah pusat untuk membatalkan RUU yang diusulkan.
 
"Kami mendesak warga untuk bergabung dengan pemogokan buruh, pemogokan sekolah dan pemogokan bisnis," kata ketua kelompok itu, Jimmy Sham.
 
Sementara itu, Dewan Legislatif Hong Kong menunda pembahasan terkait RUU tersebut. Sekretariat Dewan Legislatif mengeluarkan pengumuman atas nama Presiden Andrew Leung Kwan-yuen bahwa tidak ada pembahasan terkait RUU pada hari ini.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif