Pedemo masih terus bertahan di Bandara Internasional Hong Kong, 14 Agustus 2019. Foto: Metro TV/Kevin Egan.
Pedemo masih terus bertahan di Bandara Internasional Hong Kong, 14 Agustus 2019. Foto: Metro TV/Kevin Egan.

Petugas Ambulans Terluka Diamuk Massa Protes Hong Kong

Internasional hong kong
Marcheilla Ariesta • 15 Agustus 2019 07:51
Hong Kong: Seorang petugas ambulans terluka akibat dikeroyok massa protes di bandara Hong Kong. Petugas berulang kali dipukul saat membantu pasien selama demonstrasi.
 
Departemen Pemadam Kebakaran Hong Kong mengatakan aksi radikal beberapa pedemo memengaruhi layanan ambulans. Apalagi setelah bentrokan terjadi antara demonstran dan pihak berwenang di bandara.
 
"Para pedemo juga merampas dan merusak peralatan ambulans, menyebabkan hambatan serius bagi operasi penyelamatan," kata departemen dikutip dari Channel News Asia, Kamis, 15 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para pedemo juga menolak memberi jalan, sehingga butuh waktu lama menjangkau mereka yang terluka."Dalam satu kasus serius, butuh lebih dari tiga jam bagi kru untuk membawa orang yang terluka ke ambulans dan membawanya ke rumah sakit," kata
 
(Baca juga:Pedemo Masih Bertahan di Bandara Hong Kong)
 
Dinas pemadam kebakaran mengutuk tindakan para demonstran. Juru bicara pemadam kebakaran mengatakan petugas ambulans harus berpacu dengan waktu untuk menyediakan layanan darurat.
 
"Setiap keterlambatan dalam proses (penyelamatan) dapat menyebabkan pasien kehilangan waktu terbaik untuk perawatan dan menimbulkan ancaman serius bagi kehidupan mereka," tegasnya.
 
Awal pekan ini, Bandara Internasional Hong Kong lumpuh akibat diduduki pedemo. Aksi ini menyebabkan seluruh penerbangan di salah satu bandara tersibuk itu batal. Akibatnya, banyak warga asing dan lokal telantar di bandara.
 
Sekelompok pedemo meminta maaf atas kekacauan yang terjadi. "Berbulan-bulan perlawan yang berkepanjangan, kami ketakutan, marah dan kelelahan. Beberapa dari kita menjadi mudah gelisah dan bereaksi berlebihan tadi malam," kata seorang pedemo anonim.
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif