Pemimpin Hong Kong Carrie Lam saat berbicara kepada awak media, 29 Oktober 2019. (Foto: AFP/ANTHONY WALLACE)
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam saat berbicara kepada awak media, 29 Oktober 2019. (Foto: AFP/ANTHONY WALLACE)

Bakat Muda Hong Kong Didorong untuk Bekerja di Tiongkok

Internasional hong kong
Sonya Michaella • 04 November 2019 07:08
Hong Kong: Pemimpin Hong Kong Carrie Lam berusaha mencari cara agar warga Hong Kong, terutama dari kalangan pemuda, agar lebih mudah untuk mencari pekerjaan dan tinggal di Tiongkok, terutama di wilayah Greater Bay Area.
 
Lam dijadwalkan tiba di Beijing pada Selasa 5 November untuk membicarakan wacana mengembangkan wilayah Greater Bay Area.
 
"Saya sudah bertemu dengan beberapa kelompok yang akan membantu mengembangkan Greater Bay Area di Tiongkok selatan. Mereka juga mendukung sejumlah langkah untuk memfasilitasi warga Hong Kong untuk bekerja dan tinggal di sana," kata Lam, dikutip dari Channel News Asia, Minggu 4 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ide ini, menurut Lam, adalah untuk menarik bakat-bakat muda Hong Kong dan Makau untuk "berinovasi serta berwirausaha."
 
Selama ini, Lam mempromosikan Greater Bay Area sebagai wilayah yang akan menyediakan lapangan pekerjaan bagi warga Hong Kong. Penyediaan lapangan pekerjaan diharapkan Lam dapat meredakan ketegangan sosial.
 
"Tiongkok akan membantu Hong Kong dan warganya untuk menjadi lebih baik dan masuk ke era positif, terutama di Greater Bay Area," tutur Lam lagi.
 
Greater Bay Area terdiri dari sembilan kota di pulau utama Tiongkok, termasuk Guangzhou, Zhuhai dan Shenzhen, serta dua wilayah administrasi khusus Hong Kong dan Makau.
 
Hingga saat ini, belum ada reaksi berarti dari masyarakat Hong Kong yang sebagiannya menolak bergabung dengan Tiongkok. Tak hanya itu, demonstrasi yang berujung kekerasan juga masih terjadi di Hong Kong sejak lima bulan terakhir.
 
Minggu 3 November, aksi protes terbaru berujung perusakan salah satu kantor berita Tiongkok, Xinhua. Tak hanya itu, pedemo juga kembali membakar stasiun metro (MTR) dan merusak sejumlah bangunan di pusat kota.
 
"Kami mengecam perusakan. Para pelaku adalah penjahat biadab. Mereka mendobrak pintu dan sistem keamanan, menyalakan api serta menggambar bom di lobi gedung," kata salah satu juru bicara Xinhua.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif