Pemeriksaan temperatur diterapkan di bandara sejumlah negara dalam mencegah penyebaran virus korona nCoV. (Foto: AFP/Getty)
Pemeriksaan temperatur diterapkan di bandara sejumlah negara dalam mencegah penyebaran virus korona nCoV. (Foto: AFP/Getty)

Tiongkok Berada dalam Periode Pengendalian Virus Korona

Internasional virus korona tiongkok
Willy Haryono • 26 Januari 2020 19:00
Beijing: Kepala Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok Ma Xiaowei menegaskan bahwa Negeri Tirai Bambu saat ini sedang berada dalam periode kritis pengendalian dan pencegahan virus korona jenis Novel Coronavirus (2019-nCoV). Korban tewas virus korona sejauh ini mencapai 56 orang, dengan kasus terkonfirmasi mendekati 2.000.
 
Menyebut situasi terkini cukup rumit, Ma meyakini jika sejumlah langkah terbaru Pemerintah Tiongkok dapat diimplementasikan secara efektif, maka penyebaran virus korona dapat dikendalikan.
 
Tiongkok telah memobilisasi tujuh grup beranggotakan total 900 staf medis ke provinsi Hubei. Tambahan 12 tim beranggotakan 1.600 personel kesehatan juga akan dikirim dalam kurun waktu dua hari ke Wuhan, kota yang menjadi episenter penyebaran virus korona nCoV.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam sebuah konferensi pers, dilansir dari CGTN, Minggu 26 Januari 2020, Ma mengatakan masa inkubasi virus korona nCoV berkisar 10 hari, dengan satu hari sebagai yang terpendek dan dua pekan terlama. Ia menyebut virus ini menular dalam periode inkubasi, sehingga sangat berbeda dengan penyakit Sindrom Pernapasan Akut Berat atau SARS.
 
Ia meyakini wabah virus korona nCoV ini belum akan berakhir dalam waktu dekat.
 
"Pemahaman kami mengenai virus baru ini masih terbatas. Sumber infeksi belum teridentifikasi, dan risiko mutasinya juga belum dapat ditentukan dengan jelas," ungkap Ma, yang menyebutkan bahwa tingkat keparahan virus ini berbeda pada setiap pasien, tergantung dari usia mereka.
 
Ma menegaskan diagnosis dan perawatan otoritas kesehatan Tiongkok terhadap virus korona terus direvisi dari waktu ke waktu. Ia juga mengatakan sejumlah rumah sakit dan klinik yang fokus menangani virus korona di Tiongkok kini telah lebih banyak tersedia untuk publik.
 
"Kami akan memastikan tidak ada satu orang pun yang terkena imbas biaya perawatan," tutur Ma, yang menekankan pentingnya mengimplementasikan kebijakan subsidi bagi pasien.
 
Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mengaku akan terus berbagi informasi terkini terkait virus korona nCoV kepada dunia. Beijing juga mengaku akan membuka diri dalam menerima pakar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Hong Kong, Makau dan juga Taiwan.
 
Tidak hanya itu, Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok juga berjanji merilis data terbaru mengenai virus korona pada setiap harinya.
 
Sejumlah pakar meyakini masa liburan Festival Musim Semi merupakan periode terbaik untuk melakukan isolasi dan penyemprotan disinfektan berskala nasional di Tiongkok. Periode tersebut juga dinilai tepat untuk melakukan upaya pencegahan penyebaran virus korona di luar area Wuhan.
 
Sebelumnya, Presiden Tiongkok Xi Jinping menyebut penyebaran virus korona di negaranya terus meningkat. Ia telah memerintahkan seluruh jajaran instansi di semua level di Tiongkok untuk menjadikan penanganan virus korona nCoV sebagai prioritas utama.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif