Petugas medis di wilayah Wuhan, Tiongkok membawa pasien terduga terinfeksi Virus Korona. Foto: AFP
Petugas medis di wilayah Wuhan, Tiongkok membawa pasien terduga terinfeksi Virus Korona. Foto: AFP

Virus Korona

Pemerintah Wuhan Jadi Incaran Kemarahan Warga

Internasional virus korona tiongkok
Fajar Nugraha • 27 Januari 2020 19:11
Beijing: Pejabat Tiongkok di pusat wabah virus korona dikecam keras karena tidak kompeten. Mereka juga diejek karena tidak mengenakan masker di tengah kemarahan warga atas penanganan virus yang mematikan.
 
Banyak warga Tiongkok marah dengan apa yang mereka anggap sebagai serangkaian kesalahan pada konferensi pers yang disiarkan Minggu oleh tiga pejabat lokal di jantung wabah virus korona.
 
Gubernur Provinsi Hubei Wang Xiaodong mengadakan konferensi pers tanpa mengenakan masker. Ini dianggap sebagai pelanggaran terhadap peraturan Wuhan, sendiri yang mewajibkan penggunaan masker di ruang publik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu Wali kota Wuhan mengenakan topengnya secara tidak benar dengan mengenakannya dari dalam ke luar. Hal tersebut sontak mengundang kecam warga Tiongkok di platform sosial media Weibo.
 
"Jika wali kota bahkan tidak tahu cara memakai topeng, bagaimana orang biasa akan tahu?" ujar kritikan seorang warga, seperti dikutip AFP, Senin, 27 Januari 2020.
 
"Politisi yang tidak kompeten dan tidak bertanggung jawab," tulis yang lain dalam komentar pedas tentang konferensi pers.
 
Komentar tersebut adalah contoh yang jarang terjadi dari kemarahan publik yang melampaui pasukan sensor online di Tiongkok. Kritik terhadap tokoh pemerintah biasanya dihapuskan.
 
Pada Senin sore, sebuah tagar pada jumpa pers memiliki lebih dari 680 juta pandangan tentang Weibo. Para pengguna online juga memusatkan perhatian pada berulangnya kesalahan Gubernur Wang atas produksi masker tahunan dari Provinsi Hubei, memberikan tiga revisi untuk jawabannya dari 10,8 miliar menjadi 1,8 miliar, menjadi 1,08 juta.
 
"Sebagai Gubernur Provinsi Hubei, bagaimana bisa kau tidak tahu berapa banyak topeng yang dihasilkan provinsi Hubei?" tanya seorang pengguna yang tidak percaya.
 
Provinsi Hubei Tengah merupakan jantung dari wabah virus baru Tiongkok, yang telah menewaskan sedikitnya 81 orang dan menginfeksi lebih dari 2.700 orang di seluruh negeri dan telah menyebar ke luar negeri, termasuk Thailand, Amerika Serikat, dan Australia.
 
"Kami juga merasa sangat tertekan dan sangat bersalah, dan kami juga sangat menyalahkan diri sendiri," kata Wang pada konferensi pers Minggu.
 
Di Hubei, otoritas Tiongkok telah menghentikan transportasi umum di setidaknya 18 kota dalam upaya untuk mengatasi virus mematikan. Sementara menempatkan ibu kota -,dengan 11 juta penduduk,- di bawah karantina yang efektif.
 
“Menutup transportasi keluar dari Wuhan adalah keputusan yang sangat sulit," tambah Zhou Xianwang, Wali Kota Wuhan, dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi CCTV, Senin.
 
"Kami mungkin telah memblokir penyakit ini, tetapi kita semua diingat dalam sejarah dengan nama yang buruk," akunya.
 
Wali Kota Wuhan telah menghadapi pengawasan untuk mengizinkan pesta besar Tahun Baru Imlek -,yang melibatkan 40.000 keluarga,- meskipun penyebaran virus.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif