Otoritas Oman Izinkan Ratusan WNI Menyeberang ke Yaman
Pelajar WNI yang tertahan di Oman saat hendak menyeberang ke Yaman. (Foto: Dok. Kemenlu RI).
Muscat: Otoritas Oman akhirnya mengizinkan ratusan pelajar Indonesia menyeberang ke Yaman. Izin ini diberikan usai Kementerian Luar Negeri RI secara intensif berkomunikasi dengan otoritas di Oman.

Izin tersebut diperoleh pada Selasa malam waktu setempat dan para pelajar WNI tersebut bergerak ke Yaman pukul 3.00. Mereka bergerak dari Salalah menuju perbatasan Oman-Yaman dalam rombongan empat bus.

Kepergian mereka ke Yaman didampingi staf KBRI Sana'a di Salalah dan KBRI Muscat. Sebagian besar pelajar menuju kota Tareem dan sebagian kecil kota Al Mukalla.


Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu RI Lalu Muhammad Iqbal mengatakan izin berhasil didapat karena komunikasi antar dua negara. "Izin ini berhasil kita dapatkan hanya untuk mereka yang sudah terlanjur berada di Salalah saat ini. Untuk kedepannya, akan kita bahas kembali dengan otoritas Oman," katanya, dikutip dari laman kemlu.go.id, Jumat, 12 Oktober 2018.

Menurut Iqbal para pelajar tersebut telah tertahan di Salahah berhari-hari karena otoritas Oman melarang warga negara asing menyeberang ke Yaman lewat wilayahnya. Sementara itu, berdasarkan pendataan KBRI Muscat, total terdapat 178 pelajar, diantaranya adalah 38 perempuan dan seorang bayi.

Pendataan ini dilakukan agar KBRI mudah memantau dan memberikan penjelasan mengenai proses pendekatan yang dilakukan otoritas Oman untuk membantu para pelajar.

Sejak perang di Yaman pada Mei 2015, hampir 2.000 pelajar WNI dari Yaman dievakuasi pemerintah RI. Namun, saat ini masih ada lebih dari seribu pelajar WNI di Provinsi Hadramaut.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id