Hujan Deras Sebabkan Kekacauan Lalu Lintas di Sydney
Sebuah mobil menerobos banjir di kota Sydney, Australia, 28 November 2018. (Foto: AFP/PETER PARKS)
Sydney: Penerbangan dibatalkan, perjalanan kereta api dihentikan dan banyak pengendara yang terjebak di tengah banjir di kota Sydney, Australia, Rabu 28 November 2018 pagi. Banjir diakibatkan hujan deras yang melanda kota terbesar di Australia itu sejak dini hari waktu setempat.

Biro Meteorologi Australia melaporkan intensitas hujan di Sydney mencapai angka 106 milimeter, yang turun hanya dalam hitungan jam. Padahal, Sydney biasanya hanya diguyur hujan di angka total 84 milimeter untuk sepanjang bulan.

Seperti dikutip dari kantor berita AFP, satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan terkait cuaca buruk. Dua polisi dilaporkan terluka akibat tertimpa pohon saat sedang melakukan operasi penyelamatan.


Agensi penanganan darurat Australia mengaku sudah melakukan 12 operasi penyelamatan di tengah banjir di Sydney sepanjang pagi ini.

"Kondisi hari ini terburuk dari yang pernah saya lihat sebelumnya. Saya mengimbau semua pengguna jalan untuk berhati-hati," ucap Asisten Komisioner Polisi Sydney, Michael Corby.

Ia meminta pengemudi untuk tidak menerobos jalanan banjir. "Penyebab utama kematian di tengah banjir adalah nekat menerobos air. Cari rute alternatif, dan jangan bepergian jika tidak terlalu penting," ungkap Corby.

Penyedia jasa aliran listrik di Sydney melaporkan ada sedikitnya 6.600 rumah yang mengalami pemadaman akibat cuaca buruk. Sementara di bandara internasional Sydney, sejumlah penerbangan ditunda atau dibatalkan. 

"Karena kondisi cuaca hari ini, kami menginformasikan bahwa terminal Domestik dan Internasional akan mengalami penundaan atau pembatalan," ujar otoritas bandara.

Australia adalah negara yang sering dilanda cuaca ekstrem. Negeri Kanguru sering dilanda banjir bandang, badai pasir hingga kekeringan ekstrem, bahkan di lokasi yang kini dilanda banjir.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id