Korsel akan Copot Pengeras Suara Propaganda di DMZ
Sejumlah pengeras suara propaganda di Zona Demiliterisasi. (Foto: SCMP)
Seoul: Korea Selatan (Korsel) dilaporkan akan mencopot semua pengeras suara yang kerap dipergunakan untuk menyiarkan propaganda di Zona Demiliterisasi (DMZ).

Salah satu kesepakatan yang dibuat oleh Presiden Korsel Moon Jae-in dan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un saat bertemu adalah mengakhiri tindakan permusuhan satu sama lain, terutama di daerah perbatasan.

Selain itu, mereka juga sepakat untuk membangun kantor penghubung di Kaesong dan melanjutkan reuni keluarga yang sudah lama terpisah.


"Kami akan mencopotnya. Kami juga berharap Korut melakukan hal yang sama," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Korsel Choi Hyunsoo, dikutip dari South China Morning Post, Selasa 1 Mei 2018.

Sebelumnya, pengeras suara ini telah dimatikan pada Jumat 27 April, hari di mana Moon dan Kim bertemu di Gedung Perdamaian. Kompak, Korut juga menghentikan siaran propagandanya.

Pertemuan 27 April kemarin merupakan pertemuan bersejarah bagi Korsel dan Korut setelah 11 tahun lamanya bermusuhan. Pertemuan ini juga mengisyaratkan perdamaian setelah gencatan senjata Perang Korea 1950-1953.

Tak ada gurat permusuhan antara Moon dan Kim saat bertemu di Garis Demarkasi Militer. Moon menyambut Kim dengan hangat. Sebaliknya, Kim juga menerima sambutan Moon dengan tawa.

Usai bersalaman, Kim bahkan mengajak Moon untuk mundur selangkah di belakang garis, yang berarti Moon sudah berada di Korut. Mereka pun bersalaman lagi di sana.

Setelah bertemu dengan Moon, Kim dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Namun, tempat dan waktu pasti belum diumumkan hingga sekarang. 




(AGA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360