Foto yang diambil dari sebuah helikopter memperlihatkan area erupsi di White Island, Selandia Baru, 9 Desember 2019. (Foto: AFP/HO/Auckland Rescue Helicopter Trust)
Foto yang diambil dari sebuah helikopter memperlihatkan area erupsi di White Island, Selandia Baru, 9 Desember 2019. (Foto: AFP/HO/Auckland Rescue Helicopter Trust)

Selandia Baru Buka Investigasi Kriminal Terkait Erupsi

Internasional gunung berapi selandia baru
Willy Haryono • 10 Desember 2019 11:47
Wellington: Kepolisian Selandia Baru mengumumkan rencana membuka sebuah investigasi kriminal mengenai bagaimana sebuah erupsi gunung di White Island dapat berujung kematian sejumlah orang. Lima orang telah terkonfirmasi meninggal, sementara delapan lainnya masih dinyatakan hilang.
 
"Saya dapat mengonfirmasi bahwa kami akan membuka investigasi kriminal mengenai situasi seputar kematian dan korban luka di White Island," ujar Wakil Komisioner Polisi John Tims kepada awak media, dilansir dari AFP, Selasa 10 Desember 2019.
 
Investigasi kriminal diyakini akan dilakukan seputar alasan mengapa otoritas setempat tetap mengizinkan turis masuk ke White Island di tengah ancaman erupsi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sekelompok orang yang berada di pulau saat erupsi terjadi adalah turis dari Australia, Amerika Serikat, Inggris, Tiongkok dan Malaysia. Para turis itu dipandu oleh beberapa pemandu lokal.
 
Hanya ada sedikit harapan kedelapan orang hilang itu masih hidup, karena pemantauan via udara di White Island tidak memperlihatkan adanya tanda-tanda kehidupan di sekitar area erupsi.
 
"Fokus pagi ini adalah pencarian dan memastikan polisi dapat melakukannya dengan aman," kata Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern.
 
Sementara itu, gempa berkekuatan magnitudo 5,3 mengguncang Selandia Baru, tepatnya di area dekat Gisborne yang getarannya terasa di seantero North Island. Guncangan terjadi satu hari usai erupsi di White Island.
 
Menurut keterangan organisasi GeoNet, 5,3 dikategorikan sebagai gempa "kuat" yang episenternya berlokasi sekitar 25 kilometer dari Gisborne. Sementara kedalaman gempa dilaporkan mencapai 28 km.
 
Dilansir dari TVNZ, lebih dari 1.800 orang mengaku merasakan guncangan. Sebagian besar dari mereka tinggal di area Bay of Plenty.
 
Namun warga Selandia Baru yang tinggal di wilayah utara dan selatan -- bahkan hingga di Dunedin -- juga mengaku turut merasakan guncangan.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif