Ledakan di Afghanistan Tewaskan Tiga Prajurit AS

Willy Haryono 28 November 2018 13:33 WIB
talibanafghanistan
Ledakan di Afghanistan Tewaskan Tiga Prajurit AS
Pasukan gabungan AS dari NATO dan Afghanistan berpatroli di provinsi Nangarhar, Afghanistan, 7 Juli 2018. (Foto: AFP/WAKIL KOHSAR)
Kabul: Tiga prajurit Amerika Serikat tewas dan empat lainnya terluka dalam sebuah ledakan bom di Afghanistan, Selasa 27 November 2018. Kematian ini menjadikan total korban tewas dari kubu AS di Afghanistan sepanjang 2018 mencapai 12.

Misi Resolute Support NATO tidak merilis detail mengenai ketiga korban tewas. Namun, seperti dilansir dari TRT World, NATO menyebut ketiganya terkena bom rakitan (IED) di dekat kota Ghazni.

Empat korban luka, termasuk seorang kontraktor AS, telah mendapatkan perawatan medis. Serangan tersebut diklaim kelompok militan Taliban. 


Sabtu kemarin, seorang tentara AS tewas dalam sebuah serangan di provinsi Nimroz. Serangan terbaru di Ghazni terjadi saat para tokoh dan diplomat internasional sedang mendiskusikan konflik Afghanistan di Jenewa, Swiss.

Lebih dari 2.200 personel militer AS tewas dalam tugas di Afghanistan sejak 2001. Masuknya AS pada tahun itu berujung pada tumbangnya Taliban dari kekuasaan.

Jumlah korban tewas dari kubu AS telah menurun tajam sejak akhir 2014, saat pasukan Afghanistan mengambil alih pengamanan dari militer NATO yang dipimpin Washington.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menyebut 58 prajurit AS tewas di negaranya sejak awal 2015. Dalam periode tersebut, hampir 30 ribu polisi dan tentara Afghanistan juga tewas dalam berbagai serangan.

Tingginya angka korban tewas di kalangan pasukan Afghanistan semakin menurunkan mental aparat keamanan lokal. Taliban terus meningkatkan serangan terhadap pasukan Afghanistan meski AS sedang berusaha mengajak Taliban duduk bersama dan berdialog damai.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id