Najib Sebut Pemeriksaannya Hanya Terkait Verifikasi Dokumen
Mantan PM Malaysia Najib Razak diperiksa atas tuduhan korupsi 1MDB (Foto: Malaysia Kini).
Kuala Lumpur: Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan bahwa interogasi yang dilakukan terhadapnya oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (SPRM), hanya lanjutan dari interogasi pada 2015.
 
(Baca: Najib Razak Diperiksa Hari Ini Terkait Skandal 1MDB).
 
"Pengambilan keterangan hari ini adalah perpanjangan dari pemeriksaan 2015 lalu," ujar Najib, seperti dikutip Malaysia Kini, Selasa 22 Mei 2018.
 
"Pemeriksaan dilakukan lebih rinci dengan verifikasi dokumen dan beberapa rincian yang lebih komprehensif," imbuhnya.
 
Najib mengatakan bahwa interogasi berlangsung pada pukul 10.00 pagi hingga pukul 2.15 sore, waktu setempat. Pria berusia 64 tahun itu sempat diberikan istirahat selama 30 menit dan membahas mengenai anak perusahaan dari 1 Malaysia Development Berhad (1MDB) yakni SRC International.
 
"Saya ingin berterima kasih kepada mereka yang melakukan interogasi. Mereka melakukannya dengan sangat profesional," tuturnya.
 
(Baca: Najib Razak Tidak Akan Ditangkap Hari ini).
 
Berdasarkan audit laporan dari 1MDB yang dikeluarkan oleh auditor umum, diperlukan dana sebesar 42,26 miliar ringgit Malaysia untuk membayar bunga dari 1MDB antara November 2015 hingga Mei 2039.
 
Skandal ini dianggap sebagai yang terbesar di Malaysia dan menyita perhatian internasional. Setelah sempat dihentikan, penyelidikan atas 1MDB kembali dibuka setelah Perdana Menteri Mahathir Mohamad menang pemilu Malaysia 9 Mei lalu bersama koalisisi oposisi Pakatan Harapan.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id