Polisi Tembak Pria yang Hendak Ledakkan Diri di Kabul
Polisi tiba di lokasi bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan, 2 Maret 2018. (Foto: AFP/WAKIL KOHSAR)
Kabul: Polisi menembak mati seorang pria yang terlihat hendak menyerang sebuah fasilitas donar darah di area padat pengunjung di Kabul, Senin 7 Mei 2018. 

Saat pria itu mendekati fasilitas, yang terletak di sebuah tamah di distrik komersial Shar-e Naw, petugas melepaskan tembakan. 

Juru bicara Kepolisian Kabul Hashmat Stanekzai mengatakan, bahan peledak yang ada di balik rompi pria itu pun meledak. 


Terlepas dari pelaku, tidak ada orang lain yang tewas atau terluka dalam kejadian ini. Seperti dilansir AFP, belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas percobaan penyerangan tersebut. 

Puluhan orang tewas dalam serangkaian serangan bunuh diri di Kabul dalam beberapa pekan terakhir. Dari puluhan orang itu, sembilan di antaranya adalah jurnalis yang tewas dalam sebuah ledakan pada 30 April.

Baca: ISIS Klaim Ledakan Ganda di Kabul

Gedung Putih di Washington mengecam pembunuhan para jurnalis tersebut. Menteri Pertahanan James Mattis menegaskan AS akan terus berada di belakang pemerintah dan masyarakat Afghanistan. 

Pengeboman dan serangan lainnya di ibu kota Afghanistan meningkat, sejak kelompok militan Taliban mendeklarasikan operasi tahunan musim semi mereka pada 25 April. 

Bentrokan antara militan dengan pasukan pemerintah di Afghanistan biasanya meningkat saat cuaca hangat mencairkan salju di pegunungan. Kondisi cuaca ini memudahkan para pemberontak untuk bergerak ke berbagai lokasi.



(WIL)