Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Zainal Abidin Bakar. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta.
Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Zainal Abidin Bakar. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta.

Dubes Malaysia: Keuangan Tantangan Indonesia Pindahkan Ibu Kota

Internasional pemindahan ibukota indonesia-malaysia Ibu Kota Baru
Marcheilla Ariesta • 26 Agustus 2019 15:36
Jakarta: Biaya yang tinggi menjadi tantangan bagi Indonesia dalam memindahkan ibu kota. Pernyataan ini disampaikan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Zainal Abidin Bakar.
 
Baca juga: Malaysia Tawarkan Kerja Sama Pemindahan Ibu Kota Indonesia.
 
"Finansial merupakan tantangan terbesar bagi pemindahan ibu kota. Karena untuk memindahkan ibu kota administrasi perlu menelan cukup banyak biaya, makanya perlu ada investasi," ucap Dubes Zainal, di Jakarta, Senin, 26 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia mengatakan ini yang terjadi pada Malaysia saat pemindahan ibu kota dari Kuala Lumpur ke Putrajaya pada 1999. Meski demikian, dia yakin jika Indonesia bisa menghadapi tantangan ini.
 
"Saya pikir Indonesia bisa berjaya juga dengan ibu kota baru, karena persiapan, regulasi dan dukungan didapat pemerintah," imbuhnya.
 
Presiden Joko Widodo mengatakan pendanaan dalam pemindahan ibu kota sebesar Rp466 triliun. Dia menuturkan menggunakan 19 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), sedangkan sisanya adalah pendanaan dari investasi swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
 
"Sebesar 19 persen akan berasal dari APBN," kata Jokowi saat ditemui di Istana Negara.
 
Adapun dana Rp 466 triliun tersebut di antaranya akan digunakan untuk pembangunan sejumlah gedung. Yang pertama berkaitan dengan fungsi utama, meliputi gedung legislatif, yudikatif, dan eksekutif, serta istana negara dan bangunan strategis TNI dan Polri.
 
Berikutnya yang kedua adalah menyediakan fungsi pendukung, meliputi rumah dinas untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI dan Polri, sarana pendidikan seperti gedung sekolah dan perguruan tinggi, sarana kesehatan dan lembaga pemasyarakatan.
 
Selanjutnya, yang ketiga biaya pemindahan ibu kota juga untuk penyediaan fungsi penunjang, meliputi sarana dan prasarana jalan, listrik, telekomunikasi, air minum, drainase, pengolah limbah dan lain sebagainya. Terakhir adalah biaya untuk pengadaan lahan.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif