Menlu: Generasi Muda Alat Hapus Intoleran dan Hoaks
Menlu Retno Marsudi pada forum ASEAN Youth Peace and Tolerance di Hotel Sheraton, Jakarta, Jumat 19 Oktober 2018. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).
Jakarta: Berkembangnya berita hoaks dan juga intoleran di Indonesia akhir-akhir ini cukup memprihatinkan. Bahkan, anak-anak muda pun mudah untuk terhasut hoaks dan menyebarkan intoleran.
 
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengimbau agar para generasi muda harus memberantas hoaks dan sikap intoleran, bukan menyebarkannya atau membuatnya.
 
"Banyak generasi muda menjadi korban dari informasi yang salah, berita hoaks dan sikap intoleran serta ujaran kebencian. Padahal, kalian ini lah alat untuk membantu negeri menghapus itu semua," kata Menlu Retno dalam acara ASEAN Youth Peace and Tolerance di Hotel Sheraton, Jakarta, Jumat 19 Oktober 2018.
 
Namun, lanjut dia, tak sedikit pula generasi muda yang lelah dengan hoaks dan sikap intoleran saat ini. Maka dari itu, mereka bekerja sama dengan komunitas juga pemerintah untuk memberantas sikap-sikap yang dapat memecah-belah bangsa tersebut.
 
"Jawabannya itu adalah kalian, para generasi muda yang menjadi agen perdamaian, toleransi dan juga pertumbuhan ekonomi negara, dan juga di kawasan Asia," tukas dia.
 
"Apa yang kita harus lakukan? Sudah jelas bahwa pemerintah terus mendorong dan juga mendukung generasi muda yang bekerja untuk menciptakan tolerasi dan juga perdamaian di negara serta kawasan," imbuhnya.
 
Menlu Retno pun terus membakar semangat generasi muda yang hadir dalam acara ini untuk terus menyebarkan berita yang jelas dan benar, serta terus menciptakan sikap toleransi antar umat beragama dan suku.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id