Seorang tentara Korea Selatan di dekat zona demiliterisasi. Foto: AFP
Seorang tentara Korea Selatan di dekat zona demiliterisasi. Foto: AFP

Ketahuan Transgender, Tentara Korea Selatan Dipecat

Internasional korea selatan
Fajar Nugraha • 22 Januari 2020 20:08
Seoul: Seorang prajurit transgender yang mendaftar sebagai lelaki dan menjalani pergantian jenis kelamin tahun lalu akan diberhentikan dari dinas tentara Korea Selatan (Korsel). Militer setempat mengatakan, dia telah melanggar peraturan.
 
Korsel dikenal tetap sangat konservatif mengenai masalah identitas seksual dan kurang toleran terhadap hak-hak LGBT daripada beberapa bagian lain di Asia. Banyak kalangan gay dan waria Korea hidup sebagian besar di bawah pengawasan.
 
Tentara itu -,seorang berpangkat sersan berusia 20-an,- secara sukarela mendaftar sebelum menjalani operasi penggantian kelamin pada November di Thailand.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia telah menyatakan keinginannya untuk tetap menjadi tentara tetapi sebuah panel militer memutuskan pada hari Rabu bahwa dia akan diberhentikan secara wajib.
 
“Kasus ini menjadi salah satu alasan mengapa dia tidak dapat melanjutkan keanggotaan (di militer),” kata militer dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Rabu, 22 Januari 2020.
 
Seorang juru bicara kementerian pertahanan mengatakan tentara itu telah menjalani tes di sebuah rumah sakit militer, yang mengklasifikasikan hilangnya alat kelamin pria sebagai cacat mental atau fisik. Hasil pemeriksaan itu yang mendorong pengkajian panel.
 
Pernyataan militer itu menambahkan bahwa mereka bertekad untuk menghindari "diskriminasi dan perlakuan tidak adil".
 
Korea Selatan memiliki pasukan wajib militer untuk mempertahankan diri melawan Korea Utara. Semua warga negara yang berbadan sehat berkewajiban untuk wajib militer selama hampir dua tahun.
 
Kelompok-kelompok hak asasi internasional telah menyatakan keprihatinan tentang cara Korea Selatan memperlakukan tentara gay. Mereka yang ketahuan bisa menghadapi hukuman dua tahun penjara, meskipun tindakan tersebut legal dalam kehidupan sipil.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif