Taliban Culik Puluhan Orang di Tengah Gencatan Senjata
Militan Taliban beserta warga sipil dan pasukan pemerintah berada di Kandahar, Afghanistan, 17 Juni 2018, dalam merayakan gencatan senjata. (Foto: AFP/JAVED TANVEER)
Kabul: Kelompok militan Taliban menculik puluhan orang dari tiga bus di provinsi Kunduz, Afghanistan, Senin 20 Agustus 2018. Penculikan dilakukan satu hari usai pemerintah Afghanistan mengumumkan gencatan senjata dengan Taliban.

Esmatullah Muradi, juru bicara gubernur Kunduz, mengatakan penculikan terjadi pada pagi hari saat tiga bus datang dari Takhar menuju ibu kota, Kabul.

"Ketiga bus dihentikan militan Taliban. Para penumpang dipaksa turun dan dibawa ke tempat yang tidak diketahui," ujar Muradi, seperti dilansir dari Channel News Asia.


Presiden Afghanistan Ashraf Ghani telah mendeklarasikan gencatan senjata selama tiga bulan dengan Taliban pada Minggu kemarin, untuk menandai dimulai Hari Raya Iduladha.

Baca: Afghanistan dan Taliban Sepakat Gencatan Senjata pada Iduladha

Sementara beberapa sumber dari Taliban menyebut grup tersebut menyepakati gencatan senjata selama empat hari, meski pemimpin tertingginya, Sheikh Haibatullah Akhundzada, belum memberikan persetujuan akhir.

Sayed Assadulah Sadat, seorang anggota dewan provinsi Kunduz, mengatakan "total 300 hingga 400 penumpang" mungkin ada di sejumlah bus yang dihentikan pemberontak.

Petugas keamanan langsung bergegas ke lokasi saat menerima informasi mengenai penculikan.

Sadat menyebut banyak warga Afghanistan dari berbagai daerah datang ke Kabul untuk merayakan Iduladha bersama keluarga.

"Banyak bus yang dipadati warga, dan mungkin di antara mereka ada tentara atau polisi," sebut Sadat.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id