Demi Sentralitas, Anggota ASEAN Diharapkan Aktif Berkontribusi

Sonya Michaella 08 Agustus 2018 15:15 WIB
asean
Demi Sentralitas, Anggota ASEAN Diharapkan Aktif Berkontribusi
Menlu Retno Marsudi (kiri) bersama Sekjen ASEAN Lim Jock Hoi di Sekretariat ASEAN, Jakarta, 8 Agustus 2018. (Foto: Sonya Michaella)
Jakarta: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menegaskan, persatuan adalah kunci dari kemajuan ASEAN. Tanpa persatuan, tidak akan ada sentralitas di tubuh ASEAN.

“Kontribusi dan respons dari negara-negara anggota harus aktif di kawasan kita ini untuk membentuk sentralitas, misalnya untuk diskusi Indo Pasifik,” kata Menlu Retno dalam pidatonya di HUT 51 ASEAN, di ASEAN Secretariat, Jakarta, Rabu 8 Agustus 2018.

“Sentralitas itu sendiri tidak didapatkan secara tiba-tiba melainkan harus dipupuk dan dirawat terus-menerus,” lanjut dia.


Suka tidak suka, ujar di, ASEAN harus menjadi pusat dari bagian-bagian strategis termasuk diskusi soal Indo Pasifik. Selain itu, ASEAN juga harus menjaga perdamaian internal dan eksternal kawasan.

“Sejak lahir, ASEAN telah menghadapi berbagai tantangan. Kita juga mengupayakan bagimana ASEAN ini berguna bagi masyarakatnya secara ekonomi, politik dan sosial,” tukasnya.

“Dengan berbagai tantangan itu dan juga dari faktor eksternal, kita mengakui bahwa ASEAN telah memiliko perjalanan yang panjang,” ujar Menlu Retno lagi.

Menlu Retno berharap, kawasan Asia Tenggara bisa lebih berkembang lagi di tahun-tahun berikutnya terutama di bidang-bidang yang penting yaitu ekonomi, politik, sosial dan budaya.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id