Ledakan di Lokasi Perkumpulan Ulama Kabul Tewaskan 7 Orang
Grafik lokasi serangan bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan, 4 Juni 2018. (Foto: AFP)
Kabul: Sedikitnya tujuh orang tewas saat seorang pria meledakkan diri di dekat tempat berkumpulnya sejumlah ulama di Kabul, Afghanistan, Senin 4 Juni 2018. 

Ledakan terjadi tak lama setelah sekelompok ulama Afghanistan mengeluarkan fatwa yang menyatakan aksi terorisme sebagai perbuatan haram.

"Informasi awal menunjukkan serangan bom bunuh diri terjadi saat para ulama meninggalkan lokasi," kata seorang juru bicara polisi Hashmat Stanikzai kepada kantor berita Tolo News.


"Tujuh orang tewas, termasuk seorang polisi. Sembilan lainnya terluka, meliputi dua aparat," lanjut dia.

Jubir Kementerian Dalam negeri Afghanistan Najib Danish menyebut sedikitnya 12 orang tewas dan terluka, namun tidak memaparkan detail lainnya.

Pelaku meledakkan diri di luar sebuah tenda pertemuan, yang dikenal dengan nama Loya Jirga atau "Dewan Utama" dalam bahasa Pashto. Tenda tersebut biasa digunakan ulama atau pejabat negara untuk berkumpul.

Hingga saat ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan. Namun kelompok Taliban dan Islamic State (ISIS) tengah meningkatkan aktivitas mereka di Afghanistan, terutama di Kabul.

Taliban belum lama ini mengeluarkan peringatan kepada warga sipil untuk "menjauhi" pusat militer atau agensi intelijen di Kabul.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengingatkan aksi kekerasan dan ekstremisme di Afghanistan pada 2018 kemungkinan akan jauh lebih mematikan dari tahun-tahun sebelumnya.



(WIL)