Tiongkok Pamerkan <i>Drone</i> Siluman
Drone CH-7 milik Tiongkok yang menarik perhatian. (Foto: AFP).
Beijing: Tiongkok terus meningkatkan kemampuan militer mereka. Kali ini Negeri Tirai Bambu merilis pesawat tak berawak atau drone siluman, ke pasar dunia.
 
Selain drone siluman, Tiongkok juga merilis pesawat tak berawak lain yang bisa diperkuat dengan senapan otomatis AK-47. Hal ini memperlihatkan Tiongkok berupaya berlomba dengan teknologi senjata Amerika Serikat (AS).
 
Teknologi drone terbaru itu dipamerkan di Pameran Kedirgantaraan Tiongkok, Jumat 9 November 2018. Selain drone tempur itu, dipamerkan pula jet tempur, rudal dan perangkat militer lainnya.
 
Drone siluman bersayap delta ini menerima banyak perhatian. Teknologi tersebut sekaligus menyoroti pertumbuhan produksi Tiongkok terkait pesawat tak berawak canggih yang bersaing dengan armada besar militer AS.
 
"Kami yakin bahwa dengan produk ini, banyak klien akan segera menghubungi kami," kata Shi Wen, Kepala Teknisi dari drone seri Caihong, dari perusahaan milik negara, Aerospace Science and Technology Corp (CASC), seperti dikutip AFP, Jumat, 9 November 2018.

Drone CH-7 berwarna abu-abu yang diluncurkan ini memiliki panjang setara lapangan tenis dengan lebar sayap 22 meter. Pesawat ini dapat terbang dengan kecepatan lebih dari 800 kilometer per jam dan pada ketinggian 13.000 meter atau 42.650 kaki. Adapun penerbangan perdana dari drone CH-7 tersebut dijadwalkan dilakukan akhir tahun 2019.
 
Shi menambahkan, CASC memiliki klien di sekitar 10 negara yang tertarik akan teknologi ini. Namun Shi sementara menolak menyebutkan nama mereka karena beberapa hal dianggap sensitif.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id