Dua Jenazah Ditemukan di Tanker Iran yang Terbakar
Dua kapal Tiongkok berusaha memadamkan api di tanker Sanchi asal Iran di lepas pantai Shanghai, 10 Januari 2018. (Foto: AFP/TRANSPORT MINISTRY OF CHINA)
Shanghai: Tim penyelamat menemukan dua tambahan jenazah anak buah kapal di tanker asal Iran yang terbakar di perairan Tionngkok, Sabtu 13 Januari 2018 pagi waktu setempat. 

Tanker itu terbakar usai bertabrakan dengan sebuah kapal kargo di lepas pantai Shanghai pekan lalu. 

Kantor berita CCTV mengatakan kedua jasad itu ditemukan di kapal penyelamat darurat di atas tanker Sanchi. Satu jenazah telah ditemukan pekan ini, sehingga totalnya hingga kini adalah tiga. Sebanyak 29 lagi belum ditemukan. 


Sanchi, yang dijalankan operator kapal National Iranian Tanker Co, mengangkut 136 ribu ton kondensat, sebuah varian dari minyak mintah yang berbobot ringan dan mudah terbakar. Sanchi sedang bertolak menuju Korea Selatan. 

Muatan Sanchi setara dengan 1 juta barel minyak, dengan nilai sekitar USD76 juta. 

Terdapat 30 warga Iran dan dua dari Bangladesh di kapal tersebut. 

CCTV melaporkan bahwa tim penyelamat berada di atas Sanchi selama kurang dari 30 menit, namun mampu mendapatkan beragam data dan rekaman video internal kapal. Tim penyelamat tidak dapat masuk ke ruangan kru di dalam Sanchi karena temperatur tinggi hingga 89 derajat Celcius. 

Sejak terbakar pekan lalu, api masih berkobar di Sanchi hingga saat ini. Muncul kekhawatiran akan terjadinya musibah lingkungan akibat tragedi ini. 

Otoritas Korsel memprediksi api akan terus berkobar di Sanchi hingga sebulan ke depan. 

Hingga saat ini penyebab tabrakan dua kapal belum diketahui. Ini merupakan tabrakan kedua dari kapal milik National Iranian Tanker Co dalam kurang dari 1,5 tahun terakhir.

Baca: Tanker Iran Terbakar Lebih dari Dua Hari di Tiongkok

 



(WIL)