NEWSTICKER
Mantan Perdana Menteri Pakistan Pervez Musharraf dibebaskan dari vonis hukuman mati. Foto: AFP
Mantan Perdana Menteri Pakistan Pervez Musharraf dibebaskan dari vonis hukuman mati. Foto: AFP

Hukuman Mati Mantan Presiden Pakistan Dibatalkan

Internasional pakistan
Arpan Rahman • 14 Januari 2020 19:10
Lahore: Pengadilan Tinggi Pakistan, pada Senin, membatalkan hukuman mati bagi mantan presiden dan penguasa militer negara itu, Pervez Musharraf. Musharraf saat ini masih berada di Dubai untuk menjalani perawatan.
 
Majelis beranggotakan tiga hakim di Pengadilan Tinggi Lahore menemukan bahwa pengadilan khusus yang memutuskan hukuman mati atas tuduhan pengkhianatan tingkat tinggi adalah tidak konstitusional.
 
Disiarkan dari UPI, Selasa 14 Januari 2020, pengadilan mengatakan bahwa pembentukan pengadilan khusus yang menjatuhkan hukuman mati adalah ilegal dan Musharraf tidak lagi menjadi tersangka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kasus terhadap Musharraf bermotivasi politik dan tuduhan pengkhianatan tingkat tinggi dan melanggar Konstitusi yang dihadapinya, merupakan pelanggaran bersama yang tidak dapat dilakukan oleh satu orang,” pernyataan pihak hakim.
 
Pemerintah Pakistan saat ini, mencakup banyak orang yang setia pada Musharraf, kemungkinan tidak akan membentuk kembali pengadilan khusus untuk sebuah persidangan baru, kata pengacara dan analis.
 
Musharraf dijatuhi hukuman yang belum pernah terjadi sebelumnya bulan lalu setelah pengadilan memutuskan dengan suara 2-1 berdasarkan Pasal 6 Konstitusi yang menyatakan "siapa pun yang mencabut atau menumbangkan atau" menangguhkan "Konstitusi dengan kekerasan atau cara tidak konstitusional lainnya akan bersalah atas pengkhianatan tingkat tinggi, yang bisa dihukum mati atau penjara seumur hidup.
 
Dia dituduh memberlakukan keadaan darurat yang melanggar konstitusi pada 2007 untuk memperpanjang kekuasaannya yang hampir satu dasawarsa.
 
Tuduhan itu telah tertunda sejak Desember 2013, dan Musharraf menggambarkan tuduhan itu tidak berdasar dari sebuah rumah sakit di Dubai, Uni Emirat Arab, di mana ia dirawat bulan lalu karena kesehatannya yang memburuk.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif