Wakil Presiden China Institute of International Studies, Dr Ruan Zongze (kedua dari kiri). (Foto: Fajar Nugraha).
Wakil Presiden China Institute of International Studies, Dr Ruan Zongze (kedua dari kiri). (Foto: Fajar Nugraha).

Akademisi: Indonesia Korban Perang Dagang AS-Tiongkok

Internasional as-tiongkok Perang dagang
Marcheilla Ariesta • 25 Juni 2019 05:38
Jakarta: Wakil Presiden Eksekutif China Institute of International Studies, Ruan Zongze, mengatakan Indonesia menjadi korban perang dagang antara Tiongkok dengan Amerika Serikat (AS). Menurut dia, sengketa perdagangan ini akan mengganggu rantai pasokan global.
 
Baca juga: Tiongkok Tidak Menganggap RCEP sebagai Ancaman.
 
Dalam rantai normal, Indonesia dan negara-negara ASEAN mengekspor ke Tiongkok, dan Beijing mengekspor kembali ke AS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Indonesia juga akan mengalami gangguan karena kemungkinan pangsa pasar akan lebih sempit," kata Ruan kepada wartawan di Jakarta, Senin, 24 Juni 2019.
 
Menurut Ruan, pendapat bahwa Indonesia atau negara-negara Asia Tenggara akan mendapat manfaat dari perselisihan adalah pengamatan jangka pendek. Dia tidak setuju dengan pengamatan tersebut.
 
"Karena pada kenyataannya, bisa ada potensi kerusakan pada Indonesia," katanya.
 
Ruan mengatakan bahwa Indonesia tidak hanya berpotensi menjadi korban dalam perselisihan ini, tetapi juga bisa menjadi target dalam perang dagang AS-Tiongkok. Dia menggarisbawahi sengketa perdagangan sebagai masalah global dan menyamakan Beijing dan negara-negara ASEAN untuk berada di kapal yang sama.
 
Baca juga: Tiongkok Hormati ASEAN yang Utamakan Multilateralisme.
 
Ruan menekankan Indonesia dan negara-negara ASEAN membutuhkan kerja sama, terutama untuk menghadapi kemungkinan pangsa pasar yang menyempit. "Kita harus mencari tahu apa prioritas sebenarnya dari sengketa perdagangan ini. Prioritas nomor satu adalah multilateralisme," katanya.
 
Dia menegaskan multilateralisme adalah kunci untuk pembangunan masa depan Indonesia, serta untuk integrasi ASEAN.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif