Tinggalkan PM Najib, Dua Politikus Veteran Dukung Mahathir
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad. (Foto: AFP)
Kuala Lumpur: Saat masa kampanye pemilihan umum Malaysia memasuki hari terakhir pada Selasa 8 Mei 2018, koalisi berkuasa mendapat pukulan setelah dua tokoh senior berbalik mendukung kubu oposisi. 

Meski koalisi Barisan Nasional milik Perdana Menteri Najib Razak masih diprediksi berjaya dalam pemilu, namun dukungan dua tokoh veteran terhadap oposisi telah membuat selisih suara kedua kubu semakin kecil. 

Dua tokoh veteran itu adalah Daim Zainuddin, pria 80 tahun yang pernah menjadi menteri keuangan. Daim dikenal sebagai tokoh yang dinilai berhasil menarik Malaysia dari krisis ekonomi di era 1990-an.


Tokoh veteran lainnya adalah Rafidah Aziz, mantan menteri perdagangan dan perindustrian internasional. 

Kehadiran Daim dan Rafidah dalam kampanye oposisi telah mengejutkan banyak warga Malaysia, karena keduanya adalah tokoh veteran yang dihormati di kalangan koalisi PM Najib. 

Baca: Pemilu Malaysia Pertemukan Mantan PM dengan Anak Didiknya

Partai milik Najib, United Malays National Organization (UMNO), merespons 'pengkhianatan' ini dengan mencopot keanggotaan Daim dan Rafidah. 

"Jika perekonomian baik, maka rakyat tidak akan mengeluh," ujar Daim dalam para pendukung oposisi, seperti dikutip dari Nikkei Asian Review.

"Saatnya mengganti kontraktor baru," tutur Rafidah dalam kampanye oposisi, dengan menggunakan pembangunan sebuah rumah sebagai analogi. 

Rafidah mengatakan kepada ribuan warga di distrik Melaka bahwa Malaysia telah dilanda beragam masalah di bawah kepemimpinan sembilan tahun PM Najib. 

Survei terbaru dari grup riset independen Merdeka Center pada Kamis kemarin memperlihatkan dukungan terhadap koalisi berkuasa turun 1,8 persen ke angka 51,2 persen. Sementara dukungan untuk oposisi bertambah 7,8 persen ke angka 43,7 persen.

 



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id