Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Foto: AFP.
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Foto: AFP.

Krisis Keuangan, Kim Jong-un Eksekusi Pejabat Pasar Mata Uang Korut

Internasional kim jong-un korea utara Krisis Ekonomi
Marcheilla Ariesta • 01 Desember 2020 21:04
Pyongyang: Badan Intelijen Korea Selatan mengatakan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un menanggapi kesulitan ekonomi dengan cara yang tidak rasional. Kabarnya, ia mengeksekusi tokoh ternama di pasar mata uang Pyongyang bulan lalu karena fluktuasi nilai tukar yang tiba-tiba berubah.
 
Negara itu mengalami kesulitan ekonomi berupa kenaikan inflasi dan penurunan aktivitas industri.
 
Laman KBS, Selasa, 1 Desember 2020 melaporkan berdasarkan kelompok pemantau Korut di Seoul, nilai tukar won terhadap dolar Korea Utara baru-baru ini turun secara signifikan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pasalnya orang-orang menemukan sedikit celah untuk menggunakan mata uang asing setelah penyelundupan sebagian besar dihentikan menyusul penutupan perbatasan Tiongkok.
 
Tak hanya tokoh ternama di pasar mata uang, pejabat penting lainnya juga dilaporkan dieksekusi pada Agustus lalu. Mereka dituding melanggar larangan impor di tengah kontrol karantina yang diperketat akibat pandemi virus korona (covid-19).
 
Bahkan, Korut telah menangguhkan penangkapan ikan dan produksi garam karena khawatir air laut mungkin terkontaminasi covid-19.
 
NIS mengatakan kepada anggota parlemen bahwa kesulitan ekonomi di Utara memburuk karena tindakan blokade perbatasan yang berlarut-larut.
 
Volume perdagangan Korut dengan Tiongkok telah melorot tajam dibandingkan tahun lalu selama sepuluh bulan pertama tahun ini. Sementara, harga bahan makanan melonjak empat kali lipat karena barang-barang Tiongkok tidak masuk ke negara itu.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif