Seorang pria berada di salah satu pusat vaksinasi di Brisbane, Queensland, Australia, 17 Agustus 2021. (Patrick HAMILTON / AFP)
Seorang pria berada di salah satu pusat vaksinasi di Brisbane, Queensland, Australia, 17 Agustus 2021. (Patrick HAMILTON / AFP)

Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Hotel Karantina Queensland

Internasional penemuan jenazah Virus Korona Australia covid-19 karantina pandemi covid-19
Willy Haryono • 28 September 2021 10:31
Brisbane: Seorang pria berusia 50-an tahun ditemukan meninggal di sebuah hotel karantina Covid-19 di Queensland, Australia, pada Senin malam. Penemuan jenazah terjadi di saat Queensland mencatat tambahan empat kasus lokal Covid-19.
 
Deputi Komisaris Polisi Queensland, Shane Chelepy, mengatakan bahwa kematian pria tersebut tidak mengandung unsur-unsur mencurigakan.
 
"Sayangnya, ada seorang pria berusia 50-an tahun yang ditemukan sudah tak bernyawa di salah satu hotel karantina," ujar Chelepy kepada awak media pada Selasa pagi, 28 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya belum bisa memaparkan detail-detail lainnya. Kasus ini masih diinvestigasi kepolisian," sambung dia, dikutip dari laman nzherald.co.nz.
 
Selain soal kematian di hotel karantina, otoritas Queensland juga sedang menangani dua klaster Covid-19 yang tidak saling berkaitan. Salah satu klaster terkait dengan seorang sopir truk yang telah terinfeksi Covid-19 di tengah masyarakat selama lebih dari sepekan.
 
Sopir yang tak disebutkan namanya itu untuk sementara tinggal di Adalong Guesthouse di Brisbane Selatan dengan penjagaan ketat.
 
Baca:  Gunakan Tali Seprai, Pria Kabur dari Hotel Isolasi Australia
 
Di klaster lainnya di Queensland, seorang pria berusia 30-an tahun dari Eatons Hill dan juga istrinya dinyatakan positif Covid-19. Kepala Kesehatan Queensland Jeanette Young mengatakan, klaster sopir truk dan suami istri sejauh ini tidak saling berkaitan.
 
Young mengaku lebih khawatir terhadap kasus sopir truk, karena beraktivitas di tengah masyarakat sejak 19 September dalam kondisi sudah terinfeksi Covid-19.
 
"Ia sempat mengunjungi tiga tempat berbeda. Dua hotel di Spring Hill dan satu rumah di Steven Roads," tutur Young kepada jajaran repoter.
 
"Kami terus berkomunikasi dengannya untuk menanyakan apakah ada tempat-tempat lain yang dikunjunginya (sejak 19 September)," pungkas dia.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif