Korut meluncurkan rudal balistik dari sebuah lokasi yang tidak disebutkan. (KCNA)
Korut meluncurkan rudal balistik dari sebuah lokasi yang tidak disebutkan. (KCNA)

Parlemen Korsel: Korut Siap Uji Coba Nuklir Kapan Saja

Marcheilla Ariesta • 19 Mei 2022 21:30
Seoul: Korea Utara (Korut) siap melakukan uji coba nuklir kapan saja. Ini menjadi peringatan keamanan bagi Presiden Amerkka Serikat (AS) Joe Biden yang akan melakukan kunjungan ke Korea Selatan (Korsel) dan Jepang pekan ini.
 
"Persiapan Korea Utara untuk uji coba nuklir telah selesai dan mereka hanya mencari waktu yang tepat", kata anggota parlemen Korsel Ha Tae-keung dilansir dari AFP, Rabu, 19 Mei 2022.
 
Uji coba rudal bahkan bisa dilakukan pemerintahan pemimpin Korut Kim Jong-un di tengah upaya berjuang melawan wabah covid-19. Baik Washington maupun Seoul meyakini pandemi tidak menggagalkan rencana uji coba Pyongyang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setelah serangan rudal yang memecahkan rekor tahun ini, termasuk rudal balistik antarbenua, Kim dapat berusaha mengalihkan perhatian warga Korea Utara dari krisis kesehatan yang meningkat dengan uji coba senjata nuklir," kata para analis.
 
Intelijen AS berpikir ada 'kemungkinan nyata' Kim dapat memilih untuk melakukan 'provokasi' setelah Biden tiba di Seoul pada Jumat malam untuk perjalanan pertamanya sebagai presiden ke Asia.
 
Baca juga: Jelang Kunjungan Biden ke Korsel, Korut Bersiap Uji Rudal ICBM
 
"Ini bisa berarti uji coba rudal lebih lanjut, uji coba rudal jarak jauh atau uji coba nuklir, atau terus terang keduanya" sekitar waktu perjalanan Biden," kata Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan.
 
Citra satelit juga menunjukkan Korea Utara sedang bersiap untuk melakukan uji coba nuklir ketujuh. Baik Seoul dan Washington memperingatkan selama beberapa pekan bahwa itu bisa terjadi kapan saja.
 
"Korea Utara ingin menarik perhatian global dengan melakukan uji coba nuklir selama kunjungan Presiden Biden ke Korea Selatan dan Jepang," kata Cheong Seong-chang dari Pusat Studi Korea Utara di Institut Sejong.
 
Kim kemungkinan memperdebatkan apa yang harus dilakukan, dengan Amerika Serikat menekan satu-satunya sekutu utama Korea Utara, Tiongkok, untuk membantu mengendalikan uji coba nuklir dan ICBM Pyongyang.
 
"Tetapi dengan Kim sangat menyadari buntunya (kesepakatan nuklir) di Dewan Keamanan PBB setelah invasi Rusia ke Ukraina, "tampaknya sangat mungkin dia akan melakukan uji coba nuklir atau ICBM selama kunjungan Presiden Biden ke Korea Selatan atau Jepang," tambah Cheong.
 
Biden mendarat di Korea Selatan pada Jumat besok untuk pertemuan pertemuan pertamanya dengan presiden baru negara itu, Yoon Suk-yeol, yang mulai menjabat minggu lalu.
 
Sementara itu, pembicaraan antara Washington dan Pyongyang terhenti selama bertahun-tahun dan berakhir dengan kegagalan.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif