Makanan beku di Brasil saat dilakukan pemeriksaan oleh staf setempat pada 2017. Foto: AFP
Makanan beku di Brasil saat dilakukan pemeriksaan oleh staf setempat pada 2017. Foto: AFP

Tiongkok Temukan Ayam Impor dari Brasil Terinfeksi Virus Korona

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19
Fajar Nugraha • 13 Agustus 2020 14:46
Beijing: Sebuah sampel sayap ayam beku yang diimpor dari Brasil ke kota Shenzhen di Tiongkok telah dites positif terkena virus korona (covid-19). Temuan ini meningkatkan kekhawatiran bahwa pengiriman makanan yang terkontaminasi dapat menyebabkan klaster wabah baru.
 
Pusat pengendalian penyakit lokal menguji sampel permukaan yang diambil dari sayap ayam sebagai bagian dari pemeriksaan. Prosedur ini rutin dilakukan pada daging dan makanan laut impor sejak Juni, ketika wabah baru di Beijing dikaitkan dengan pusat makanan grosir Kota Xinfadi.
 
Penemuan itu terjadi sehari setelah jejak virus corona penyebab covid-19 ditemukan pada kemasan udang beku asal Ekuador. Tiongkok telah meningkatkan pemeriksaan di pelabuhan di tengah kekhawatiran atas impor makanan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Otoritas kesehatan Shenzhen melacak dan menguji semua orang yang mungkin telah melakukan kontak dengan produk makanan yang berpotensi terkontaminasi. Semua hasil tes menunjukkan negatif,” sebut pengumuman yang dilakukan pihak pemerintah Kota Shenzhen, seperti dikutip AFP, Kamis 13 Agustus 2020.
 
Kedutaan Brasil di Beijing tidak segera menanggapi permintaan komentar. "Sulit untuk mengatakan pada tahap mana ayam beku itu terinfeksi," kata seorang pejabat eksportir daging Brasil yang berbasis di Tiongkok.
 
Kantor Pusat Pencegahan dan Pengendalian Epidemi Shenzhen mengatakan masyarakat perlu mengambil tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko infeksi dari daging dan makanan laut impor.
 
Selain menyaring semua wadah daging dan makanan laut yang masuk ke pelabuhan utama dalam beberapa bulan terakhir, Tiongkok telah menangguhkan beberapa impor daging dari berbagai negara. Penangguhan ini termasuk dari Brasil sejak pertengahan Juni.
 
Kelompok pertama kasus covid-19 dikaitkan dengan pasar makanan laut Huanan di kota Wuhan. Studi awal menunjukkan virus itu berasal dari produk hewani yang dijual di pasar.
 
Li Fengqin, yang mengepalai laboratorium mikrobiologi di Pusat Pengkajian Risiko Keamanan Pangan Nasional Tiongkok, mengatakan kepada wartawan pada Juni, “kemungkinan makanan beku yang terkontaminasi yang menyebabkan infeksi baru tidak dapat dikesampingkan”.
 
Virus bisa bertahan hingga dua tahun pada suhu minus 20 derajat Celcius, namun para ilmuwan mengatakan sejauh ini belum ada bukti kuat virus korona penyebab covid-19 bisa menyebar melalui makanan beku.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif