Korea Selatan kewalahan hadapi lonjakan kasus covid-19 varian Omicron./AFP
Korea Selatan kewalahan hadapi lonjakan kasus covid-19 varian Omicron./AFP

Kewalahan Hadapi Omicron, Korsel Kerahkan RS Kecil

Internasional korea selatan covid-19 Omicron Varian Omicron
Marcheilla Ariesta • 28 Januari 2022 19:00
Seoul: Korea Selatan (Korsel) berencana menambah ratusan rumah sakit dan klinik lingkungan kecil untuk merawat ribuan orang yang terinfeksi covid-19. Lonjakan covid-19 varian Omicron membuat Negeri Ginseng kewalahan.
 
Pejabat kesehatan mengumumkan rencana tersebut ketika kasus harian Korea Selatan mencapai angka tertinggi baru untuk hari keempat berturut-turut. Sebanyak 16.096 infeksi baru dua kali lipat dari jumlah yang dilaporkan Senin.
 
Para ahli mengatakan lonjakan yang didorong oleh Omicron dapat berlanjut selama lima hingga delapan minggu dan mendorong kasus harian menjadi lebih dari 100.000.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para pejabat telah berjuang untuk membentuk kembali respons pandemi negara itu, termasuk meningkatkan perawatan di rumah, mengurangi periode karantina, dan memperluas penggunaan alat tes cepat, sementara sebagian besar menyimpan tes laboratorium untuk kelompok berisiko tinggi.
 
Tanggapan medis negara itu atas covid-19 bergantung pada rumah sakit dengan peralatan canggih dan lebih banyak tempat tidur. Para pejabat sekarang mencoba memobilisasi rumah sakit dan klinik yang lebih kecil untuk mendiagnosis dan memantau kemungkinan puluhan ribu orang dengan kasus ringan atau sedang yang akan dirawat di rumah dalam beberapa minggu mendatang.
 
"Menjadi tak terelakkan bagi negara untuk memperluas perawatan rawat jalan dan memusatkan sumber daya medis penting untuk kelompok berisiko tinggi, termasuk orang-orang berusia 60-an dan lebih tua atau mereka yang memiliki kondisi medis yang sudah ada sebelumnya. Mengingat kecepatan infeksi," ucap Menteri Kesehatan Kwon Deok-cheol,
dilansir dari Channel News Asia, Jumat, 28 Januari 2022.
 
Lee Ki-il, wakil menteri kesehatan, mengatakan para pejabat sedang berkonsultasi erat dengan kelompok dokter sambil bertujuan untuk menunjuk sekitar 1.000 rumah sakit dan klinik kecil untuk perawatan covid-19 pada awal Februari.
 
Baca juga: Kali Pertama, Kasus Harian Covid-19 Korsel Lampaui 13 Ribu
 
Fasilitas akan diminta untuk memesan ruang atau jam perawatan terpisah untuk orang yang diduga covid-19. Dkter akan melakukan atau mengatur tes, meresepkan pil antivirus Paxlovid Pfizer dan memantau pasien di rumah melalui telepon.
 
"Saat ini, (sistem medis kami) memiliki kapasitas untuk menangani perawatan di rumah dari 80.000 orang, dan kami akan dapat mendorong kapasitas itu hingga 110.000 atau 120.000 orang," kata Lee.
 
Lebih dari 85 persen dari lebih dari 51 juta orang Korea Selatan telah divaksinasi lengkap dan lebih dari setengah populasi telah menerima suntikan booster.
 
Tapi ada kekhawatiran ledakan infeksi dapat tiba-tiba membanjiri rumah sakit. Bahkan ada yang mengyebabkan gangguan di tempat kerja dengan layanan penting dan usaha terus menerus menempatkan sejumlah orang berada di bawah karantina.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif