Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak. (AFP)
Kedutaan Besar AS di Baghdad, Irak. (AFP)

AS Berencana Tutup Kedutaan Besar di Baghdad

Internasional amerika serikat irak
Willy Haryono • 28 September 2020 08:04
Washington: Pemerintahan Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump menginformasikan Irak bahwa AS berencana menutup kedutaan besar di Baghdad. Penutupan akan dibatalkan jika Pemerintah Irak mampu menghentikan rangkaian serangan roket yang selama ini diluncurkan milisi Syiah ke arah kompleks kedubes di Baghdad.
 
Menurut keterangan beberapa pejabat Irak, peringatan dari AS disampaikan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo saat dirinya berbicara dengan Presiden Irak Barham Salih dan Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi.
 
Duta Besar AS untuk Irak, Matthew Tueller, telah memberi tahu Menlu Irak Fuad Hussein bahwa kebijakan terbaru ini merupakan arahan langsung dari Trump.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari laman The Wall Street Journal (WSJ), Minggu 27 September 2020, Kemenlu AS dan juga pihak kedubes di Baghdad belum bersedia berkomentar mengenai rencana penutupan.
 
Namun dua pejabat Irak mengatakan, AS telah mengambil sejumlah langkah-langkah awal dalam mempersiapkan penutupan kedubes. Namun nantinya, menurut mereka, AS akan tetap mempertahankan konsulatnya di Erbil.
 
"Kami diberi tahu bahwa ini adalah penutupan bertahap gedung kedutaan besar dalam waktu dua hingga tiga bulan," ujar seorang pejabat Irak, yang mengatakan penutupan itu mungkin diiringi penarikan sejumlah personel militer AS.
 
Menurut keterangan pejabat Irak, penutupan bertahap mungkin merupakan strategi AS untuk membatalkan langkah tersebut jika Pemerintah Irak lebih serius dalam mencegah serangan roket di Baghdad.
 
Kompleks kedubes AS yang terletak di Green Zone, Baghdad, selama ini sering menjadi sasaran serangan roket. Terakhir kalinya serangan terjadi pada Senin 23 September, saat dua roket mendarat di area dekat Kedubes AS di Baghdad.
 
Seorang sumber keamanan di dalam Green Zone mengatakan dua roket tipe 100mm jatuh di dekat Kedubes AS, dan yang ketiga ke Sungai Tigris. "Satu roket mengenai area sekitar tiga meter dari gerbang kompleks kedubes (AS)," ucap sumber itu kepada media AFP.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif