Adik pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, Kim Yo Jong. Foto: AFP
Adik pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un, Kim Yo Jong. Foto: AFP

Adik Kim Jong-un: Tak Perlu Pertemuan Baru dengan AS

Internasional Amerika Serikat-Korea Utara
Fajar Nugraha • 10 Juli 2020 13:10
Pyongyang: Adik perempuan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menegaskan bahwa tidak perlu ada pertemuan tingkat tinggi lain dengan Amerika Serikat (AS). Kecuali Washington menawarkan perubahan tegas dalam pendekatan, Korut akan bersedia.
 
Kim Jong-un dan Presiden AS Donald Trump pertama kali bertemu di Singapura dua tahun lalu, tetapi pembicaraan mengenai persenjataan nuklir Korutterhenti sejak pertemuan puncak mereka di Hanoi pada awal 2019. Saat itu Korea Utara rela melucuti senjata nuklir dengan imbalan penghapusan sanksi.
 
Trump mengatakan minggu ini dia akan pasti bertemu dengan Kim lagi jika dirasa hal itu akan membantu. Spekulasi meluas bahwa Trump mungkin akan mengejar KTT lain jika itu dapat membantu peluang pemilihannya kembali pada November.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Berita Pusat Korea, Kim Yo Jong -,yang telah muncul sebagai salah satu penasihat terdekat saudara lelakinya,- mengatakan: "Tidak perlu bagi kita untuk duduk berseberangan dengan AS sekarang."
 
“Jika pertemuan puncak diadakan, terlalu jelas bahwa itu hanya akan digunakan sebagai kebanggaan membual yang berasal dari kebanggaan seseorang,” tegas Kim Yo-jong, seperti dikutip AFP, Jumat, 10 Juli 2020
 
“Denuklirisasi tidak mungkin pada titik ini dan hanya bisa terjadi bersamaan dengan langkah-langkah besar simultan yang tidak akan berubah di sisi lain,” imbuh Yo-jong.
 
Dia tidak menjelaskan secara spesifik, tetapi Washington menempatkan 28.500 tentara di Korea Selatan untuk menjaga dari provokasi tetangganya. AS juga memiliki sejumlah aset militer di Jepang dan wilayah Pasifik yang lebih luas.
 
Pyongyang menegaskan bahwa mereka membutuhkan persenjataan nuklirnya untuk mencegah kemungkinan invasi AS. Pernyataan ini menurut Kim Yo-Jong hanya sebagai pandangan pribadinya. Tetapi deklarasi panjang muncul dimaksudkan untuk mengirim beberapa pesan.
 
Dia mengatakan dia telah menonton perayaan Hari Kemerdekaan 4 Juli di AS di televisi dan telah diberi izin oleh kakaknya untuk "secara pribadi memperoleh, pasti, DVD perayaan itu di masa depan".
 
“Kim jong-un mempercayakan saya dengan menyampaikan keinginannya kepada Presiden Trump bahwa dia pasti akan mencapai kesuksesan besar dalam pekerjaannya,” tambahnya.
 
Kim Jong-un pada Desember lalu mengakhiri moratorium uji coba rudal nuklir dan balistik, dan Pyongyang berulangkali mengatakan tidak berniat melanjutkan pembicaraan kecuali jika Washington membatalkan apa yang digambarkannya sebagai kebijakan bermusuhan terhadap Korea Utara.

 

(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif