Sinovac tegaskan vaksin covid-19 buatannya efektif atasi varian Delta covid-19. Foto: AFP
Sinovac tegaskan vaksin covid-19 buatannya efektif atasi varian Delta covid-19. Foto: AFP

Penelitian Terbaru Sebut Sinovac Efektif Hadapi Varian Delta Covid-19

Internasional Virus Korona Tiongkok pandemi covid-19 vaksin covid-19 Sinovac
Juven Martua Sitompul • 24 Juni 2021 06:42
Beijing: Perusahaan pembuat vaksin asal Tiongkok, Sinovac mengatakan vaksin buatan tidak dapat memberikan perlindungan 100 persen terhadap virus korona baru. Namun Sinovac menegaskan vaksin ini bisa mengurangi keparahan dan kematian akibat covid-19.
 
“Vaksin memang tidak dapat memberikan perlindungan 100 persen, Tetapi vaksin dapat mengurangi gejala infeksi dan secara efektif mencegah kematian yang diakibat oleh penyakit covid-19,” pernyataan pihak perusahaan kepada Global Times, pada Selasa 22 Juni 2021.
 
Hal ini menanggapi kabar mengenai 308 tenaga kesehatan di Kudus yang terinfeksi covid-19. Mereka adalah bagian dari 6.000 petugas medis yang menerima suntikan dosis pertama dan kedua vaksin Sinovac. Sebelumnya, Reuters melaporkan 350 tenaga medis di Indonesia dinyatakan positif covid-19 meskipun sudah divaksin dengan Sinovac.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wei Sheng, seorang profesor di School of Public Health of Tongji Medical College of Huazhong University of Sciences and Technology, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan televisi CCTV menegaskan kembali mengenai efektivitas vaksin Sinovac menghadapi varian delta.
 
“Menurut hasil uji coba terbaru, vaksin kami yang diberikan secara luas termasuk vaksin Sinovac masih efektif melawan varian Delta,” tegas Wei Sheng.
 
“Dapat dilihat dari pengalaman pencegahan dan pengendalian epidemi di Guangzhou, Provinsi Guangdong bahwa risiko penyakit parah sangat berkurang dibandingkan dengan mereka yang belum divaksinasi. Ini menunjukkan bahwa vaksin bersifat protektif,” kata Wei.
 
Para ahli kesehatan terus menyerukan langkah-langkah perlindungan yang ketat dan langkah-langkah manajemen kesehatan masyarakat meskipun vaksinasi karena itu adalah metode terbaik untuk mencegah penularan virus.
 
“Ada juga kemungkinan bahwa beberapa pekerja medis telah terkena sebelum divaksinasi tetapi tidak menunjukkan gejala, sampai virus yang tidak aktif dalam vaksin menyerang sistem kekebalan mereka lagi,” para ahli menjelaskan.
 
Angka penularan covid-19 di Indonesia meningkat dalam beberapa hari terakhir. Pada 23 Juni 2021 menunjukkan penambahan kasus dalam sehari mencapai 15.308. Angka ini membuat total warga yang terinfeksi virus korona menjadi 2.033.421 jiwa.

Vaksin Slank untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20:05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif