Polisi bersiaga di lokasi bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan. (Foto: AFP)
Polisi bersiaga di lokasi bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan. (Foto: AFP)

ISIS Klaim Ledakan yang Tewaskan Jurnalis di Afghanistan

Internasional afghanistan isis
Willy Haryono • 31 Mei 2020 18:05
Kabul: Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas ledakan bom yang menewaskan seorang jurnalis dan sopir minibus di Kabul, Afghanistan. Serangan yang terjadi pada Sabtu 30 Mei itu juga melukai sedikitnya tujuh orang.
 
Bom mengenai sebuah minibus yang mengangkut karyawan saluran televisi lokal, Khurshid TV.
 
"Kolega kami Mir Wahed Shah, seorang reporter ekonomi, dan Shafiq Amiri, karyawan di departemen teknis, meninggal dalam insiden tersebut," kata Mohammad Rafi Rafiq Sediqi, kepala eksekutif Khurshid TV.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


ISIS telah mengklaim sejumlah serangan mematikan di Afghanistan dalam beberapa tahun terakhir. Dikutip dari Radio Free Europe, Minggu 31 Mei 2020, ISIS tidak mengungkapkan alasan di balik ledakan terbaru di Kabul.
 
Rangkaian foto di media sosial memperlihatkan sebuah minibus berwarna putih yang rusak parah di bagian depannya. Amerika Serikat, Uni Eropa, dan NATO mengecam keras serangan tersebut.
 
Tahun lalu, dua karyawan Khurshid TV tewas dibunuh dan dua lainnya terluka dalam serangan serupa.
 
Afghanistan merupakan salah satu tempat paling berbahaya di dunia bagi kalangan jurnalis. Januari lalu, Komite Keselamatan Jurnalis Afghanistan melaporkan bahwa lima jurnalis tewas dibunuh sepanjang 2019.
 
Kelompok media Reporters Without Borders mencatat, 15 jurnalis Afghanistan tewas dibunuh sepanjang 2018, yang menjadikannya tahun paling mematikan bagi awak media di negara tersebut.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif