Shinzo Abe (kiri) dan Yoshihide Suga. (Foto: AFP/Eugene Hoshiko)
Shinzo Abe (kiri) dan Yoshihide Suga. (Foto: AFP/Eugene Hoshiko)

Kabinet Shinzo Abe Resmi Dibubarkan Jelang Pelantikan Suga

Internasional Shinzo Abe PM Jepang
Willy Haryono • 16 September 2020 09:01
Tokyo: Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dan kabinetnya mengundurkan diri secara bersamaan pada Rabu pagi, 16 September 2020 waktu setempat. Pembubaran ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan Abe yang berlangsung selama hampir delapan tahun.
 
Kabinet Abe dibubarkan menjelang pelantikan Yoshihide Suga, ketua Partai Demokratik Liberal (LDP), sebagai PM baru Jepang.
 
"Saya telah bekerja keras di sektor pemulihan ekonomi dan diplomasi pada setiap harinyademi melindungi kepentingan-kepentingan Jepang," ujar Abe dari kantor PM Jepang di Tokyo, dilansir dari laman Xinhua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Yoshihide Suga akan segera dilantik menjadi PM baru Jepang dan mengumumkan kabinet baru. Fokus utama Suga adalah menghidupkan kembali perekonomian Jepang yang terpukul akibat pandemi virus korona (covid-19).
 
Suga dikabarkan akan mempertahankan beberapa pos menteri era Abe. Menteri Luar Negeri Toshimitsu Motegi dan Menteri Keuangan Taro Aso disebut-sebut akan tetap memegang jabatan mereka.
 
Seorang sumber di pemerintahan Jepang menuturkan, Menteri Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, Seiko Hashimoto, serta Menteri Pertahanan, Prasarana, Transportasi, dan Pariwisata, Kazuyoshi Akaba, juga akan dipertahankan.
 
Untuk posisi Sekretaris Kabinet, Suga akan menunjuk Menteri Kesehatan Katsunobu Kato. Saat Abe berkuasa, Suga menjabat Sekretaris Kabinet yang juga berperan sebagai juru bicara pemerintah. Suga adalah salah satu orang kepercayaan Abe.
 
Meski dikenal bukan sebagai tokoh enerjik atau ambisius, Suga memiliki reputasi sebagai politikus yang bekerja secara efisien serta praktis. Ia sempat ditawari untuk bekerja di pertanian keluarga, namun memilih untuk berkarier ke Tokyo.
 
Sebelum menjadi politikus, Suga pernah melakukan beberapa pekerjaan serabutan, seperti pegawai di perusahaan karton dan sopir truk di pasar ikan Tsukiji.
 
(WIL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif