AstraZeneca mengajukan izin penggunaan darurat vaksin covid-19 di Korea Selatan. Foto: AFP
AstraZeneca mengajukan izin penggunaan darurat vaksin covid-19 di Korea Selatan. Foto: AFP

Korsel Siap Beri Izin untuk Vaksin Covid-19 AstraZeneca-Oxford

Internasional Virus Korona korea selatan vaksin covid-19 AstraZeneca
Fajar Nugraha • 04 Januari 2021 16:22
Seoul: Korea Selatan (Korsel) meninjau permintaan AstraZeneca untuk memberikan persetujuan penggunaan darurat vaksin covid-19. Untuk saat ini, Korsel memperketat jarak sosial di antara warga.
 
Pemerintah memperluas larangan pertemuan pribadi lebih dari empat orang ke seluruh negeri di saat kasus harian mencapai lebih dari 1.000 dalam empat hari. Namun Korea Disease Control and Prevention Agency (KDCA) mengatakan akan menyetujui penggunaan vaksin dari Inggris itu dalam 40 hari.
 
Baca: Inggris Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19 University of Oxford-AstraZeneca.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Persetujuan itu akan menandai yang pertama bagi negara itu, yang telah bergulat dengan lonjakan infeksi yang berkepanjangan selama gelombang terbaru yang menyebabkan peningkatan tajam dalam kematian.
 
Korea Selatan menandatangani kesepakatan pada Desember dengan AstraZeneca untuk mengamankan 20 juta dosis vaksinnya, dengan pengiriman pertama diharapkan paling cepat Januari.
 
Tidak hanya itu, Negeri Gingseng juga memiliki kesepakatan dengan tiga pembuat obat lain yakni, Pfizer Inc, Janssen Johnson & Johnson dan Moderna Inc. Pasokan vaksin untuk Korsel juga ditambah dari inisiatif COVAX global, yang didukung oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
 
“Kami sudah mengamankan 106 juta dosis untuk memungkinkan cakupan 56 juta orang. Jumlah itu melebihi dari 52 juta penduduk Korsel,” ujar Direktur Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) Jeong Eun-kyeong mengatakan dalam sebuah pengarahan, seperti dikutip Yonhap, Senin 4 Januari 2021.
 
Pihak berwenang berencana untuk memulai vaksinasi pada Februari. Petugas kesehatan dan orang-orang yang rentan berada di urutan pertama untuk menerima suntikan, tetapi pemerintah telah dikritik karena jadwal itu sehubungan dengan vaksinasi yang sedang berlangsung di Amerika Serikat dan Uni Eropa.
 
Hingga saat ini vaksin AstraZeneca sudah disetujui di Inggris, Argentina, El Salvador, dan India. Vaksin itu lebih murah dan dapat disimpan pada suhu lemari es, yang membuatnya lebih mudah untuk diangkut dan digunakan daripada beberapa vaksin saingan, seperti dari Pfizer.
 
Baca: Vaksin AstraZeneca Disetujui, PM Inggris Ingin Vaksinasi Diperbanyak.
 
Vaksin yang dikembangkan bersama antara University of Oxford dan AstraZeneca, bagaimanapun, telah diganggu oleh ketidakpastian tentang dosis yang paling efektif sejak data yang diterbitkan pada November. Hal tes menunjukkan dosis setengah diikuti dengan dosis penuh memiliki tingkat keberhasilan 90 persen, sementara dua suntikan penuh efektif 62 persen.
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif