Petugas menggunakan perahu karet dalam mengevakuasi warga di lokasi banjir di Korsel. (Foto: AFP)
Petugas menggunakan perahu karet dalam mengevakuasi warga di lokasi banjir di Korsel. (Foto: AFP)

Banjir dan Longsor di Korsel Tewaskan 30 Orang

Internasional korea selatan
Willy Haryono • 09 Agustus 2020 13:21
Seoul: Sedikitnya 30 orang tewas dan 12 lainnya dinyatakan hilang dalam musibah banjir dan tanah longsor di Korea Selatan yang dipicu guyuran hujan deras sejak sepekan terakhir. Hujan deras diprediksi masih akan terus mengguyur Korsel hingga sepekan ke depan.
 
Guyuran hujan di Korsel pada Jumat dan Sabtu kemarin memicu banjir di sejumlah permukiman warga, beberapa ruas jalan, dan lahan pertanian. Hingga Sabtu malam waktu Korsel, hampir 5.000 orang telah dievakuasi dari lokasi bencana.
 
Kementerian Dalam Negeri dan Keselamatan memprediksi area Seoul dan wilayah selatan akan diguyur lebih banyak hujan deras sepanjang hari ini, Minggu 9 Agustus 2020, hingga Senin besok.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Woo Jin-kyu, salah satu staf dari badan cuaca, mengatakan bahwa intensitas hujan di sebagian besar wilayah Korsel tiga hingga empat kali lebih tinggi dibanding pekan lalu.
 
Dikutip dari TRT World, tanggul sepanjang 100 meter di Sungai Seomjin di ujung selatan Semenanjung Korea rusak diterjang banjir. Area sekitarnya pun tergenang, dan 1.900 warga di sana telah dievakuasi.
 
Kementerian Kehutanan Korsel telah meningkatkan status waspada tanah longsor ke level tertinggi di semua wilayah kecuali pulau wisata Jeju.
 
Jumat kemarin, lima rumah tertimbun longsor di desa Gokseong, provinsi Jeolla Selatan. Insiden tersebut menewaskan lima orang. Menurut laporan Yonhap, dua belas penerbangan lokal dibatalkan di bandara Gwangju setelah landasan pacu tergenang banjir.
 
Otoritas kota Seoul telah memperingatkan semua warga untuk menjauhi ruang bawah tanah, lembah, dan sungai.
 
Sementara itu, musim hujan terlama di Korsel tercatat berlangsung selama 49 hari pada 2013. Korsel memprediksi, musim hujan tahun ini mungkin akan lebih lama lagi dari sebelumnya.
 
(WIL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif