Uskup Franco Mulakkal di India dibebaskan dari kasus pemerkosaan seorang biarawati. Foto: BBC
Uskup Franco Mulakkal di India dibebaskan dari kasus pemerkosaan seorang biarawati. Foto: BBC

Uskup India Dibebaskan dari Kasus Pemerkosaan Biarawati

Internasional pemerkosaan India pelecehan seksual
Fajar Nugraha • 14 Januari 2022 17:31
New Delhi: Seorang uskup di India dibebaskan dari kasus pemerkosaan seorang biarawati beberapa kali selama dua tahun. Franco Mulakkal menjadi uskup India pertama yang diadili.
 
Sebuah pengadilan di negara bagian Kerala di bagian selatan mengumumkan satu baris putusan yang menyatakan bahwa Mulakkal tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
 
Dia telah dituduh berulang kali memperkosa biarawati itu antara tahun 2014 dan 2016 di Kerala ketika dia menjadi kepala ordo Misionaris Yesus. Dia membantah semua tuduhan itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Biarawati itu mengatakan, dirinya telah mendekati gereja beberapa kali dan memutuskan untuk pergi ke polisi ketika permohonannya diabaikan.
 
Pada 2018, dia mengajukan pengaduan tetapi polisi baru memulai penyelidikan beberapa bulan kemudian setelah lima biarawati lainnya melakukan protes hampir setiap hari di luar pengadilan tinggi.
 
"Jaksa gagal membuktikan semua dakwaan terhadap terdakwa," kata Hakim Sidang Tambahan (ASJ) Kottayam G Gopakumar, seperti dikutip BBC, Jumat, 14 Januari 2022.
 
Pengacara biarawati itu mengatakan mereka akan menantang putusan itu di pengadilan tinggi. Tetapi tim hukum uskup mengatakan telah "menghancurkan seluruh bukti" yang memberatkannya.
 
"Ini adalah kasus yang menantang. Ini pasti akan dibawa ke pengadilan tinggi. Tidak apa-apa," ujar Raman Pillai, yang memimpin tim pembela untuk Mulakkal, mengatakan kepada BBC Hindi.
 
"Tapi pengadilan menyatakan dia tidak bersalah. Jelas, bukti yang diberikan oleh saksi penuntut dibuang. Artinya tuduhan itu palsu. Tidak ada pemerkosaan sama sekali," tambahnya.
 
Para biarawati juga telah menulis surat kepada Vatikan, memintanya untuk campur tangan dalam masalah ini. Agitasi mereka menjadi berita utama nasional dan memecah minoritas Kristen di mayoritas Hindu India, di mana mereka mencakup 2,3 persen dari populasi menurut angka sensus.
 
Para biarawati mendapat kecaman keras di dalam gereja dan tindakan pemberontakan yang jarang terjadi membuat mereka menjadi sasaran dengan gelombang ancaman dan tuduhan. Mulakkal ditangkap pada September 2018 dan kemudian diberikan jaminan.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif