Pasukan Australia diketahui bunuh warga Afghanistan yang tidak bersenjata. Foto: AFP
Pasukan Australia diketahui bunuh warga Afghanistan yang tidak bersenjata. Foto: AFP

Pasukan Australia Terbukti Sengaja Bunuh Warga Afghanistan Selama Konflik

Internasional konflik afghanistan afghanistan australia
Marcheilla Ariesta • 19 November 2020 13:31
Kabul: Pasukan khusus Australia telah membunuh 39 orang selama konflik Afghanistan. Bukti kredibel dilampirkan dalam sebuah laporan yang telah ditemukan sejak lama.
 
Angkatan Pertahanan Australia (ADF) telah merilis temuan dari penyelidikan selama empat tahun atas pelanggaran yang dilakukan pasukannya. Penyelidikan ini menelusuri 57 insiden dan mendengar lebih dari 300 saksi.
 
Dilansir dari BBC, Kamis, 19 November 2020, Kepala ADF, Jenderal Angus Campbell mengatakan laporan tersebut telah mengungkap 'catatan memalukan' dari beberapa tentara mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, 19 tentara dan mantan tentara sedang dalam penyelidikan polisi atas pembunuhan tahanan, petani dan warga sipil antara 2009 hingga 2013. Kebanyakan tuduhan ini menyangkut tentara dalam unit elit Special Air Service (SAS).
 
"Tidak ada yang diduga terjadi dalam keadaan di mana niat pelaku tidak jelas, bingung, atau salah," serunya.
 
"Dan setiap orang yang diajak bicara dalam penyelidikan benar-benar memahami hukum konflik bersenjata dan aturan keterlibatan di mana mereka beroperasi," imbuh Campbell.
 
Campbell mengatakan tuduhan paling mengkhawatirkan menyangkut beberapa tentara SAS yang diduga "main hakim sendiri".
 
"Laporan tersebut mencatat adanya budaya 'pengaruh' dari beberapa tentara berpengalaman, karismatik, yang mempengaruhi anak didik mereka. Sehingga para anak didik ini menggabungkan keunggulan militer dengan ego, elitisme, dan hak," ungkapnya.
 
Afghanistan telah mendengar mengenai laporan ini. Menurut mereka, Australia telah berkomitmen untuk memastikan keadilan atas insiden-insiden tersebut.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif