Bendera Pakistan. (Foto: AFP)
Bendera Pakistan. (Foto: AFP)

Pakistan Kecam Perilisan Ulang Kartun Nabi Muhammad

Internasional prancis pakistan
Willy Haryono • 02 September 2020 15:03
Islamabad: Pemerintah Pakistan mengecam keras keputusan Charlie Hebdo yang merilis ulang kartun Nabi Muhammad. Menurut Pakistan, keputusan majalah asal Prancis tersebut sangat menyinggung perasaan umat Muslim.
 
Kartun Nabi Muhammad yang dirilis Charlie Hebdo merupakan pemicu terjadinya serangan mematikan di kantor majalah tersebut pada 2015.
 
"Pakistan mengecam keras keputusan majalah asal Prancis, Charlie Hebdo, yang merilis ulang karikatur ofensif Nabi Muhammad," ujar Kementerian Luar Negeri Pakistan via Twitter, dikutip dari laman Yeni Safak, Rabu 2 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Aksi yang menyinggung sentimen miliaran Muslim itu tidak dapat dibenarkan sebagai bentuk kebebasan pers atau berpendapat. Aksi semacam itu hanya merusak keharmonisan masyarakat lintas agama," sambungnya.
 
Sebelum penyerangan pada 2015, Charlie Hebdo telah merilis kartun seputar Nabi Muhammad pada 2006, 2011, dan 2012.
 
Bertolak belakang dengan Pakistan, Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak mengecam kartun Nabi Muhammad yang dirilis ulang Charlie Hebdo. Ia menegaskan dirinya tidak memiliki kapasitas untuk menghakimi pilihan editorial media apapun di Prancis.
 
Namun Macron menegaskan, seluruh warga Prancis wajib memperlihatkan sikap saling menghormati dan menghargai, serta menghindari "dialog kebencian."
 
"Sejak awal presiden di Republik ini tidak sepatutnya menghakimi pilihan editorial jurnalis atau kantor berita. Ini dikarenakan kami memiliki kebebasan pers," sebut Macron dalam kunjungan keduanya ke Lebanon pascaledakan di Beirut.
 
Charlie Hebdo merilis ulang kartun Nabi Muhammad satu hari sebelum persidangan 14 orang yang diduga terkait dengan penyerangan pada 2015. Serangan kala itu menewaskan 12 orang, termasuk beberapa kartunis.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif