Ilustrasi kekerasan terhadap anak. (Medcom.id)
Ilustrasi kekerasan terhadap anak. (Medcom.id)

Hanya Demi Camilan, Bocah Tiongkok Aniaya Balita 2 Tahun

Medcom • 18 Mei 2022 13:50
Haikou: Rekaman kamera CCTV menunjukkan seorang bocah laki-laki berusia 8 tahun menginjak-injak kepala balita perempuan umur 2 tahun di Tiongkok. Aksi itu dilakukan sang bocah hanya demi untuk merebut camilan.
 
Balita tersebut mengalami cedera kepala dan empat gigi yang membutuhkan perawatan selama dua bulan.
 
Bocah bernama Zhuang memasuki rumah korban di Haikou pada 5 Mei lalu. Saat itu, korban sedang bermain sendirian. Zhuang diduga meminta cemilan, namun kemudian menggunakan kekerasan ketika permintaannya ditolak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam rekaman CCTV, bocah itu terlihat menendang balita tersebut hingga tersungkur, lalu menginjak-injak kepalanya dengan kasar. Ia berupaya menginjaknya lagi saat sang anak perempuan berusaha berdiri, tapi kabur saat kakek balita tersebut berteriak.
 
Orang tua Zhuang awalnya membantah buah hatinya terlibat dalam serangan ini, hingga akhirnya mereka melihat bukti rekaman di CCTV.
 
Ketika orang tuanya mengkonfrontasi Zhuang, ia mengatakan: "Saya bisa memukul kapan pun saya mau."
 
Dalam surat terbuka di media sosial Weibo, ibu korban menyatakan pihaknya tidak pernah bermasalah dengan keluarga Zhuang.
 
Menanggapi kejadian ini, orang tua Zhuang diduga mengaku tidak mampu membayar kompensasi, dan memohon agar keluarga balita tidak melapor ke polisi.
 
Namun, orang tua sang balita melapor polisi lantaran pihak Zhuang tidak kunjung meminta maaf. 
 
Warganet Weibo mengkritik undang-undang pidana anak Tiongkok. Beberapa berspekulasi pelaku memiliki gangguan kepribadian antisosial.
 
"Saya merasa itu adalah sebuah percobaan pembunuhan. Jika tidak ada yang berteriak ketika dia menendangnya seperti ini, ia akan menendangnya sampai mati," tulis salah satu warganet.
 
"Memukul anak berusia 2 tahun seperti ini untuk alasan yang buruk? Orang seperti ini kelihatannya cepat atau lambat akan melakukan kejahatan, dan disarankan agar ia dikurung di penjara anak, dan baru bisa dibebaskan setelah dididik," ucap pengguna lainnya. (Kaylina Ivani)
 
Baca:  Ayah di Taiwan Pukuli Bayi Berusia Satu Bulan karena Mirip Kakeknya
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif