NEWSTICKER
Warga Hong Kong mengenakan masker saat berjalan melintasi zebra cross di tengah kekhawatiran pandemi covid-19. (Foto: AFP)
Warga Hong Kong mengenakan masker saat berjalan melintasi zebra cross di tengah kekhawatiran pandemi covid-19. (Foto: AFP)

Hong Kong akan Karantina Pendatang dari Semua Negara

Internasional Virus Korona Coronavirus virus corona covid-19 Berita Virus Corona Hari Ini
Willy Haryono • 17 Maret 2020 10:54
Hong Kong: Hong Kong telah mengeluarkan peringatan siaga perjalanan level "merah" untuk pendatang dari semua negara. Lewat peringatan ini, semua orang yang masuk ke Hong Kong diwajibkan mengisolasi diri sendiri selama 14 hari.
 
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam mengatakan bahwa dalam dua pekan terakhir, wilayah semi-otonom yang dipimpinnya mencatat adanya 57 kasus baru covid. Carrie mengatakan 50 dari kasus terbaru tersebut datang dari luar Hong Kong.
 
Data terbaru Universitas Johns Hopkins mencatat, jumlah korban tewas akibat covid-19 di Hong Kong mencapai empat orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari Guardian, Selasa 17 Maret 2020, aturan terbaru di Hong Kong ini tidak berlaku bagi warga asal daratan utama Tiongkok, Makau, dan Taiwan.
 
Carrie menambahkan, dirinya belum dapat memastikan apakah kegiatan belajar mengajar sekolah dan universitas di seantero Hong Kong dapat kembali berlanjut pada 20 April mendatang.
 
Sementara itu, jumlah kasus terbaru dan kematian akibat covid-19 di daratan utama Tiongkok telah menurun drastis dalam beberapa pekan terakhir. Tren itu terus berlanjut hingga pekan ini.
 
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengapresiasi sejumlah langkah yang telah diambil Tiongkok. Beragam langkah itu terbukti efektif dalam menekan angka penyebaran covid-19.
 
Selain Tiongkok, Korea Selatan juga mengalami tren penurunan serupa dalam hal jumlah kasus dan kematian terkait korona.
 
Tiongkok dan Korsel kini khawatir tren ini dapat berakhir seiring bertambahnya jumlah kasus baru covid-19 yang berasal dari luar negeri. Sejauh ini, total kasus covid-19 di kancah global telah melampaui 182 ribu.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif