Petugas berjalan di sebuah stasiun kereta api yang relatif sepi di provinsi Hebei, Tiongkok. (AFP)
Petugas berjalan di sebuah stasiun kereta api yang relatif sepi di provinsi Hebei, Tiongkok. (AFP)

Tiongkok Berusaha Redam Wabah Baru Covid-19 di Hebei

Internasional Virus Korona tiongkok covid-19 pandemi covid-19
Willy Haryono • 11 Januari 2021 13:49
Hebei: Otoritas kesehatan Tiongkok mengatakan bahwa semakin banyak warga dinyatakan positif terjangkit virus korona (covid-19) di Hebei, provinsi yang berbatasan dengan ibu kota Beijing. Beijing pun berusaha keras meredamnya, terutama wabah covid-19 yang menyebar dengan cepat di kota Shijiazhuang dan Xingtai.
 
Pemerintah pusat Tiongkok meminta semua warga, terutama di Hebei, untuk tidak bepergian menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Tiongkok juga menyerukan penutupan sekolah serta menggenjot kapasitas tes covid-19.
 
Dilansir dari laman Euronews pada Senin, 11 Januari 2021, Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mengatakan bahwa 82 orang dinyatakan positif terjangkit covid-19 di Hebei. Tidak hanya positif, mereka semua juga dikabarkan menunjukkan gejala-gejala seperti demam atau radang tenggorokan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Komisi kesehatan juga mencatat adanya tambahan 36 individu positif covid-19 yang tidak menunjukkan gejala atau asimtomatik. Namun Tiongkok tidak menyebutkan apakah ada dari 36 individu itu yang berasal dari Hebei.
 
Baca:  Tiongkok Telah Suntikkan 9 Juta Vaksin Covid-19 ke Kelompok Rentan
 
Dua kasus covid-19 juga tercatat muncul di Liaoning dan satu di Beijing. Sebelumnya, otoritas Beijing mencatat adanya 30 orang terjangkit covid-19, yang semua terkait dengan klaster dari distrik Shunyi.
 
Saat ini jumlah kasus covid-19 di Tiongkok mencapai 87.536 dengan 4.634 kematian. Sebanyal 673 pasien covid-19 sedang dirawat di sejumlah rumah sakit Tiongkok, dan 506 lainnya menjalani isolasi.
 
Untuk Hebei, otoritas setempat mencatat 265 kasus covid-19 dengan setidaknya 181 infeksi asimtomatik dalam delapan hari terakhir.
 
Baik otoritas Shijiazhuang maupun Xingtai telah meminta jutaan warga untuk melakukan tes covid-19 dan tidak mengunjungi kampung halaman selama satu pekan ke depan. Transportasi publik di dua kota tersebut juga dibatasi atau bahkan ditutup sepenuhnya.
 
(WIL)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif