Perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara masih dijaga ketat. Foto: AFP
Perbatasan Korea Selatan dan Korea Utara masih dijaga ketat. Foto: AFP

Sekrup Sensor Longgar, Mantan Pesenam Korut Membelot

Internasional korsel-korut
Fajar Nugraha • 27 November 2020 10:20
Seoul: Korea Selatan (Korsel) mengatakan, sekrup yang kendor di sensor perbatasannya adalah penyebab pembelotan dari Korea Utara (Korut) yang tidak terdeteksi. Kini mereka akan memperkuat pengawasan.
 
Awal bulan ini, pihak berwenang menangkap seorang pria yang mengatakan dia melarikan diri dari Korea Utara dengan melompati pagar perbatasan. Pria berusia akhir 20-an itu dikabarkan mengatakan bahwa dia adalah mantan pesenam.
 
Militer Korea Selatan mengumumkan sekarang akan memeriksa setiap sensor di perbatasan antar-Korea. Sistem ini dipasang pada 2015 dan diharapkan dapat memperingatkan penjaga jika ada benturan pada pagar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Karena sekrup yang longgar, sensor tidak berfungsi dengan baik. Pembelot pesenam kemudian tertangkap oleh kamera pengintai,” ujar militer Korea Selatan, seperti dikutip BBC, Jumat 27 November 2020.
 
Ada kritik keras atas masalah ini di Selatan karena dianggap gagal menanggapi potensi infiltrasi Korea Utara.
 
Setelah pembelot dilacak, pemeriksaan pagar menunjukkan bahwa pagar itu telah ditekan. Jika berfungsi, sensor seharusnya bisa mendeteksi.
 
Menurut media Korea Selatan, pihak berwenang juga meminta pemuda Korea Utara itu melompat beberapa kali untuk memverifikasi ceritanya tentang bagaimana dia melintasi perbatasan.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif