Menlu Jepang Toshimitsu Motegi. (Alberto PIZZOLI / AFP)
Menlu Jepang Toshimitsu Motegi. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Jepang dan ASEAN Serukan Kebebasan Bernavigasi di Laut China Selatan

Internasional politik jepang laut china selatan jepang asean indo-pasifik ASEAN-Jepang
Willy Haryono • 04 Agustus 2021 10:23
Tokyo: Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi dan jajaran menlu ASEAN menyepakati pentingnya menegakkan kebebasan bernavigasi di Laut China Selatan. Pernyataan disampaikan di tengah klaim sepihak Tiongkok atas sebagian besar wilayah di perairan kontroversial tersebut.
 
Dalam sebuah pertemuan virtual dengan ASEAN, Motegi menekankan sikap penentangan Jepang terhadap segala upaya mengubah status quo secara paksa di Indo-Pasifik. Jepang tidak secara spesifik menyinggung nama Tiongkok.
 
"Saat kita tengah menghadapi tantangan pandemi virus korona, penting bagi kita semua untuk menjaga dan memperkuat prinsip aturan hukum dan transparansi di kawasan Indo-Pasifik," kata Motegi di awal pertemuan, dilansir dari laman Kyodo News, Selasa, 3 Agustus 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca:  Indonesia Tegaskan ASEAN-Tiongkok Harus Lanjutkan Pembahasan Kode Etik LCS
 
Motegi juga menekankan kembali dukungan Jepang terhadap ASEAN dalam mengimplementasikan lima poin konsensus untuk menyelesaikan krisis politik di Myanmar usai terjadinya kudeta di negara tersebut pada 1 Februari lalu.
 
Jepang mendukung ASEAN dalam upaya meminta dilakukannya penghentian aksi kekerasan di Myanmar dan mendorong dialog konstruktif antar pihak-pihak yang bertikai.
 
"Hasil nyata diperlukan dalam penyelesaian krisis," kata Motegi saat menyinggung usaha ASEAN dalam mengirim utusan khusus ke Myanmar. Tokyo berjani akan terus melanjutkan keterlibatan dengan ASEAN terkait isu ini.
 
Selain itu, Motegi juga mengundang para petinggi ASEAN untuk berkunjung ke Jepang pada 2023 dalam memperingati 50 tahun hubungan ASEAN-Jepang.
 
Mengenai pandemi Covid-19, Jepang berjanji akan menyalurkan lebih banyak vaksin dan dukungan sistem kesehatan bagi negara-negara ASEAN. Sejauh ini, Jepang telah menawarkan 9,6 juta dosis vaksin Covid-19 ke ASEAN.
 
ASEAN-Jepang juga menyepakati pentingnya meredam program misil balistik dan senjata nuklir Korea Utara.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif